Sidoarjo I PINGGIR LAPANGAN – Atmosfer sepak bola di Kabupaten Sidoarjo tengah bergolak. Beberapa klub menuntut segera dilaksanakan Kongres Luar Biasa (KLB) Askab Sidoarjo guna memilih sosok ketua umum baru.
‘’Bukannya melaksanakan kompetisi dulu, tapi kami yang terdiri dari banyak klub ini ingin adanya ketua umum lebih dulu. Bukannya kompetisi baru melaksanakan KLB,’’ tegas Juru Bicara Klub yang Meminta Percepatan KLB Yahdar Umar Balahmar.

Bagi dia dan rekan-rekannya, dengan adanya ketua umum definitif akan ada sosok yang bertanggumg jawab akan kompetisi nanti. Sosok itu juga, ujarnya, berasal dari perwakilan klub yang ada di Kota Udang, julukan Kabupaten Sidoarjo.
‘’Kami ingin segera dilaksanakan dengan ketua umum itu adalah mereka yang lolos secara verifikasi. Untuk itu, klub-klub sudah menyatukan suara,’’ jelas Yahdar.
Dia mengklaim ada 35 klub yang menuntut percepatan KLB. Bahkan, jelas Yahdar, mereka juga akan melakukan banding kepada calon ketua umum yang dianggap menyalahi anggaran dasar/anggaran rumah tangga KLB.
Dalam beberapa pekan terakhir, posisi Ketua Umum Askab PSSI Sidoarjo adalah pelaksana tugas. Oleh Pengprov PSSI Jatim mereka menunjuk Amir Burhanudin yang menjabat sebagai wakil ketua.
Dia diamahkan mendudukan jabatan pelaksana tugas setelah Ketua Umum Askab PSSI Sidoarjo periode 2022-2026 Budi Basuki mengundurkan diri. Sikap serupa diikuti oleh wakil ketua umum dan beberapa komite eksekutif. Peristiwa ini membuat Asprov PSSI Jatim membuat surat keputusan penunjukan pelaksana tugas.
Ya, sebelumnyta, tiga nama bakal bersaing menjadi Ketua Umum Askab PSSI Sidoarjo 2025-2029. Ketiganya berasal dari berbeda profesi dengan latar belakang yang berbeda.
Dalam surat yang dikeluarkan Askab PSSI Sidoarjo bernomor 058/PSSI.SDA/IV/2025 yang ditanda tangani Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Amir Burhanudin pada 23 April 2025, Disebutkan bahwa pihaknya telah menyelesaikan verifikasi berkas persyaratan kandidat calon Ketua, Wakil Ketua dan Anggota Komite Eksekutif Askab PSSI Sidoarjo yang dilaksanakan oleh Komite Pemilihan Askab PSSI Sidoarjo.
Surat itu juga dilampiri nama-nama yang telah ditandatangani tiga orang yakni Ketua Komite Pemilihan M.Dally Barmassyah, Rahardian Rachmad Dahniar sebagai wakil ketua komite pemilihan, dan Ressanda Bayu Aji dengan status anggota komite pemilihan.
Tiga kandidat yang telah lolos verikasi sebagai calon ketua umum adalah Puji Daryo, Suyitno, dan Yudhi Irianto. Puji merupakan sosok yang terjun langsung di sepak bola. Lelaki yang kini masih menjadi kepala desa tersebut pernah menjadi pemain dengan membela klub legendaris asal Kota Surabaya Assyabaab. Puji tercatat pernah juga menangani Deltras Sidoarjo. Terakhir, dia sukses mengantarkan Kabupaten Sidoarjo meraih emas di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2023 di kandang sendiri.
Sedang Suyitno tak kalah mentereng dalam kiprahnya dalam persepakbolaan di Kota Udang, julukan Kabupaten Sidoarjo. Suyitno merupakan mantan pelatih di lingkungan sepak bola di wilayahnya dalam sosok yang aktif dalam organisasi baik di Askab PSSI Sidoarjo. Kali terakhir, Suyitno merupakan Sekretaris Tim Laskar Jenggolo, julukan Persida Sidoarjo, di Kompetisi Liga 4 Jawa Timur 2024/2025. Sementara Yudhi merupakan birokrat yang diharapkan bisa membuat prestasi dan pembinaan sepak bola di Kabupaten Sidoarjo bisa berjalan dengan baik.
Tak kalah panasnya persaingan di posisi wakil ketua umum. Dua nama yang sudah terkenal kiprahnya di Kabupaten Sidoarjo, Akhmad Sodirin dan Yahdar Umar Balahmar. Sodirin merupakan mantan wasit nasional dan juga menjadi kepala desa di daerah Tulangan. Yahdar sendiri adalah sosok yang punya kepedulian tinggi kepada sepak bola. Dia merupakan manajer bertangan dingin dengan mengantarkan sebuah klub di Sidoarjo mampu menembus Liga 2 dan juga pemilik klub internasl di Askab PSSI Sidoarjo sekaligus anggota Liga 4 Sinar Harapan Tulangan. Yahdar juga adik kandung Ketua Umum Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh.
Di calon komite eksekutif atau esko, delapan orang lolos verifikasi. Mereka adalah Achmad Soiril, Andri Tri Setiawan, Samiadji Makin Rahmad, Nancy Diana Rosita, Setiyono, Suyitno, Syaiful Arif, dan Teguh Santoso. (sip)
