SIDOARJO I pinggir lapangan– Asa Tunas Jaya Sepande menjadi pemenang di Piala Kemerdekaan 2025 tertahan. Anak asuh mantan pemain nasional Jefri Dwi Hadi tersebut kalah 0-2 dari Singoloyo dalam final U-10 di Lapangan Kesambi, Porong, Sidoarjo, Minggu siang *10/8/2025).
Hasil ini menjadi antiklimaks bagi sekolah sepak bola yang sering disebut dengan TJ Sepande tersebut. Setelah sebelumnya di babak penyisihan, mereka tak pernah tersentuh kekalahan.
”Hasil di babak penyisihan membuat TJ Sepande menjadi juara grup dan berhak lolos ke final,” ungkap Jefri.
Pelatih yang ikut sukses mengantarkan Persik Kediri menjadi juara Liga Indonesia 2006 semasa menjadi pemain itu mengungkapkan di babak penyisihan, cukup menguras staminan. Akibatnya, di partai pemungkas, menjadi antiklimas.
”Hasil ini membuat kami banyak belajar. Namun, kami sudah bangga dengan raihan di Kesambi ini,” tambah Ketua SSB Tunas Jaya Sepande, Zainuri.
Alasannya, mayoritas pemain yang turun masih minim pengalaman tampil di sebuah kejuaraan. Namun, mereka, jelas Zainuri, menutupi dengan penampilan penuh semangat.
”Ini juga membuktikan SSB TJ Sepande terus melakukan pembinaan dan regenerasi. Prestasi pun tetap bisa kami dapat,” tegas Zainuri.
Prestasi SSB Tunas Jaya Sepande memang terus mengalir. Sebelum berlaga di Kesambi, mereka, lanjut Zainuri, anak didiknya menembus final juga di Lapangan Pangkemiri, Tulangan. Bahkan, mereka, jelas Zainuri, mampu menembus semifinal ajang kelompok umur paling bergengsi Liga Top Skor 2025.
”Kami akan menjawab omongan miring dengan prestasi,” tandas Zainuri yang merupakan segelintir pemain Indonesia yang pernah berlaga di Liga Champions Asia. (sip)
