Pelatih SSB Porsid Hadi Sasonko atau biasa dipanggil Koko memberikan pengarahan kepada pemainnya di Lapangan Sidokepung, Buduran, Sidoarjo.Pelatih SSB Porsid Hadi Sasonko atau biasa dipanggil Koko memberikan pengarahan kepada pemainnya di Lapangan Sidokepung, Buduran, Sidoarjo.

SIDOARJO I pinggir lapangan– Sekolah Sepak Bola (SSB) Porsid terus menempa diri. Ini dilakukan untuk menghadapi beberapa kejuaraan yang akan diikuti.

”Saya harapkan pemain semakin rajin berlatih. Alhamdulillah, kesadaran pemain terus meningkat,” kata salah satu pelatih SSB Porsid, Sapto Arif Prihantono.

Ya, sepekan empat kali, SSB yang sudah terafiliasi oleh Askab PSSI Sidoarjo dan Asprov PSSI Jatim tersebut berlatih di Lapangan Desa Sidokepung, Buduran, Sidoarjo. Untuk Senin, Rabu, dan Jumat, mereka, ungkap Sapto, berlatih mulai pukul 15.30 hingga 17.30.

”Khusus untuk Minggu latihannya pagi. Tapi Minggu juga sering kami manfaatkan untuk melakukan uji coba,” jelas Sapto.

Dalam waktu dekat, terang pelatih berlisensi PSSI itu, SSB Porsid akan tampil di Turnamen U-10 dan Liga Sidoarjo U-15. Selain berlatih, pihak pengurus dan pelatih akan mengadakan pertemuan dengan orang tua atau wali pemain.

”Untuk saling bertukar pikiran dan berdiskusi tentang program yang dilakukan dan yang akan dilakukan,” jelas Sapto.

SSB Porsid sendiri dalam dua tahun terakhir sudah berbadan hukum dan terafiliasi. Imbasnya, mereka selalu mendapat kesempatan mengikuti kejuaraan resmi yang digelar oleh PSSI yakni Piala Suratin U-13 dan U15.

Selain itu, SSB Porsid juga tampil di kejuaraan di luar agenda resmi PSSI. Salah satunya di HUT Deltras 2025. Di kelompok U-15, anak asuh Sapto mampu menjadi runner-up. Hanya, regulasi yang membuat SSB Porsid gagal juara dan harus rela gelar diraih tuan rumah, Akademi Deltras.

SSB Porsid sendiri ditangani para pelatih berlisensi. Selain Sapto, ada nama Supriyadi, Hadi Sasonko, dan M. Nukan. (sip)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *