JEMBER I pinggirlapangan – Langkah Persida Putri di Piala Pertiwi 2025 terhenti di semifinal. Dalam pertandingan yang dilaksanakan di Jember Sport Garden, Jember, Jumat siang (17/10/2025), Srikandi Jenggolo, julukan Persida Putri, kalah 1-2 (0-0) dari Arek Simo Gressia FC Gresik.
Sebenarnya, Persida Putri sempat unggul dulu melalui tembakan bebas Della Yasnita Yulia Ningrum di menit ke-52. Namun, lawan mampu membalikan kedudukan lewat Irene Shania Selviana Dewi menit le-66 dan Sherly Arista Putri lima menit menjelang pertandingan berakhir.
Secara permainan, Persida Putri tak kalah. Di babak pertama, khususnya di 15 menit awal, anak asuh Achmad Budi Utomo itu mendominasi permainan. Bahkan, tiga peluang emas sudah diperoleh Nurmalitasari Ega Arwidya dkk. Sayang, ketiganya gagal menjebol gawang lawan yang dijaga Kintan.
”Kalau dua saja, beda cerita. Gressia tidak akan bisa bermain seperti tadi,” jelas Budi, sapaan karib Achmad Budi Utomo, pelatih Persida Putri.
Namun, di babak kedua, permainan Persida Putri menurun drastis. Mereka tidak bisa memberikan tekanan kepada lawan seperti sebelum istirahat.
”Staminan pemain Persida Putri sudah tidak kuat. Beberapa pemain kami juga kram dan ada yang muntah-muntah,” ujar Budi.
Kok bisa? Sebab, di babak penyisihan yang dilaksanakan di Lapangan Universitas Negeri Surabaya atau Unesa, Persida Putri tampil tak kenal lelah. Apalagi, dua lawan yang dihadapi di babak itu, Persikoba Kota Batu dan tuan rumah lebih berat.
”Kami baru berangkat pagi sebelum pertandingan. Kebugaran pemain Persida Putri belum kuat pagi berangkat dan siangnya main,” ujar pelatih asal Wonoayu itu.
Ya, ironis memang. Persida Putri datang ke Jember dengan mini bus. Mereka berangkat pukul 05.00 WIB dari Kantor Sekretariat Persida di Jalan Pahlawan, Sidoarjo.
”Sekitar empat jam perjalanan harus kami tempuh. Pemain tidak punya cukup waktu untuk memulihkan tenaga,” ungkap Budi.
Sebenarnya, tutur mantan pemain Assyabaab Surabaya itu, dia sudah mengupayakan para pemain Persida Putri datang sehari sebelum pertandingan. Dia juga mendapat tempat untuk istirahat bagi anak asuhnya.
”Nggak mahal juga tapi bagaimana lagi katanya tidak ada anggaran. Kami dan pemain sudah maksimal memberikan yang terbaik bagi Persida,” lanjut Budi.
Dia berandai kalau anak didiknya bisa istirahat di Kota Suwar-Suwir, julukan Jember, sehari sebelum pertandingan. Dengam kondisi prima, kata Budi, para pemain Persida Putri bisa mengeluarkan kemampuan terbaik.
”Semoga ini bisa menjadi evaluasi bersama,” harap dia.
Kendurnya stamina di babak kedua pun sudah diprediksi oleh lawan. Arek Simo Gressia FC menekankan di babak kedua untuk meningkatkan intensitas permainan.
”Di waktu istirahat, saya sudah bilang kalian akan menang. Stamina lawan bakal habis,” tutur staf pelatih Arek Simo Gressia FC Regi Radityo.
Di final yang dilaksanakan Minggu (19/10/2025), Arek Simo Gressia FC akan berjumpa dengan Arema Women yang menang 4-0 atas tuan rumah Persid Jember. Sehingga, Persida Putri akan memperebutkan posisi III dengan Persid. (*)
