Gelandang Persida Memet (kiri) berebut bola dengan pemaiin Gresik United dalam uji coba di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik pada Jumat sore (24/10/2025).Gelandang Persida Memet (kiri) berebut bola dengan pemaiin Gresik United dalam uji coba di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik pada Jumat sore (24/10/2025).

GRESIK I pingirlapangan – Persida Sidoarjo membuat kejutan. Menghadapi lawan yang stratanya lebih di atas, Gresik United. M. Ridwan dkk menang 1-0 (1-0) dalam pertandingan uji coba di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jumat sore (24/10/2025).

Gol semata wayang Persida disumbangkan Sandi Kusuma di menit 44. Ini menjadi tiga gol beruntun bagi kapten Tim Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kabupaten Sidoarjo 2025 itu. Sebelumnya, Sandi melakukannya ke gawang tim proyeksi PS Mojokerto Putra (PSMP) dan Red Bulls Kota Surabaya.

Di atas kertas, sebenarnya Laskar Jenggolo, julukan Persida, bakal dengan mudah dikalahkan tuan rumah. Bagaimana tidak, selain level kompetisi lebih tinggi, GU juga lebih lama mempersiapkan diri. Ya, di musim 2025/2026, Laskar Joko Samudro, julukan GU, akan berkompetisi di Liga 3. Baru kali ini, anak asuh Andi Ardiansyah tersebut tampil di kasta ketiga itu setelah degradasi musim lalu.

Beda dengan Persida. Anak asuh Kodari Amir itu masih berada di Liga 4 dan persiapan baru dilaksanakan sebulan. Namun, di lapangan perbedaan kasta dan persiapan itu seakan tak ada artinya.

”Alhamdulillah, dengan hasil ini. Meski sebenarnya saya tidak mencari menang atau kalah tapi evaluasi untuk perbaikan ke depannya,” ucap Kodari usai pertandingan.

Ya, sejak peluit ditiup wasit Saiful dari Gresik, Persida langsung memberikan tekanan kepada Gresik United. Strategi yang sudah disiapkan Kodari benar-benar diterapkan dengan baik oleh anak asuhnya.

”Meski masih ada kelemahan yang perlu diperbaiki, tapi permainan yang saya inginkan sudah berjalan,” ujar pelatih yang musim lalu menangani PSM Madiun di Liga 3 itu.

Gol Persida sendiri diawali dari tembakan bebas bek kiri Persida Reyhan. Umpannya membuat kemelut di muka gawang dan dituntaskan oleh Sandi menjadi gol.

Di babak kedua, pemain Persida tetap tampil konsisten. Meski pelatih Kodari melakukan beberapa pergantian. Di antara penyerang senior, M. Ridwan, diganti Miko. Hadirnya pahlawa Sidoarjo saat lolos ke final Porprov 2023 tersebut semakin mempertajam serangan Persida.

Bahkan, seharusnya, mereka bisa menambah gol ketika wasit Syaiful menghukum GU dengan tendangan penalti. Hukuman tembakan 11 meter ini diberikan usai winger Persida Aleksandro dijatuhkan di kotak terlarang.

Sayang, Mahi, yang masuk menggantikan Rayhan, sebagai bek kiri gagal menjadi gol. Tembakan arek Krembung ini ditepis kiper GU.

Bagi GU sendiri, kekalahan ini menjadi yang pertama di kandang sendiri. Bisa jadi, hasil ini menjadi sebuah peringatan bagi tim tersebut sebelum turun ke Liga 3 yang rencananya diputar November. (sip)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *