SIDOARJO I pinggir lapangan – Di Liga Sidoarjo U-15, Porsid FC bukan unggulan. Namun, siapa sangka, hingga pekan IV, mereka belum pernah tersentuh kekalahan.
Korban terakhir anak asuh Sapto Arif adalah Putra Jabon.Dalam pertandingan yang dilaksanakan di Lapangan Sadang, Taman, Sidoarjo, Sabtu (25/10/2025), Porsid menang 3-1 atas Putra Jabon.
”Alhamdulillah, Porsid bisa menang lagi. Tapi bukan sesuatu yang mudah bisa menang tadi,” jelas Pelatih Porsid Sapto Arif Prihanton usai pertandingan.
Ini, jelasnya, dikarenakan sampai peluit tanda pertandingan dimulai, jumlah pemain Laskar Sapu Jagad Muda, julukan Porsid U-15, baru tujuh pemain. Namun, selang berapa menit, empat pemain tambahan datang.
”Beberapa pemain masuk sekolah dan ada juga kegiatan. Ini menjadi masalah yang harus kami atasi,” jelas Sapto yang pernah membela Persida Junior dan Persipur Purwodadi tersebut.
Minimnya waktu pemanasan sempat membuat Putra Jabon mampu menyamakan kedudukan. Setelah sempat unggul melalui Azzah Rabel Kis Jatmiko, lawan membuat skor 1-1 dari tendangan penalti.
Hukuman diberikan wasit Rusdi dari Tulangan setelah salah satu pemain belakang Porsid tangannya menyentuh bola di kotak pernah. Petaka kembali menimpa anak asuh Sapto itu.
Tanpa pemain cadangan, bek tengah Moureno Rifky Wijaya mengalami kram. Akibatnya, Porsid hanya bermain dengan 10 pemain.
Namun, kondisi ini tak membuat penggawa Porsid patah semangat. Sebaliknya, dua gol kembali tercipta yang dibukukan Rabel.
”Main 10 kok malah terus menyerang dan seharusnya bisa lebih dua gol. Namun, ini sudah hasil yang membuat saya bangga kepada semua pemain,” ujar Sapto. (sip)
