Ketua Askab PSSI Sidoarjo terpilih Puji Daryo (tengah) didampingi Wakil Ketua Yahdar Umar Bahlamar dan Esko Andi Setiawan
Ketua Askab PSSI Sidoarjo terpilih Puji Daryo (tengah) didampingi Wakil Ketua Yahdar Umar Bahlamar dan Esko Andi Setiawan
Ketua Askab PSSI Sidoarjo terpilih Puji Daryo (tengah) didampingi Wakil Ketua Yahdar Umar Bahlamar dan Esko Andi Setiawan

Sidoarjo I PINGGIR LAPANGAN –  Ketua Askab PSSI sudah terpilih. Tahapan-tahapan sesuai anggaran dasar/anggaran rumah tangga pemilihan pun sudah dijalani. Namun, sampai hari ini (6/6/2025), Puji Daryo juga belum diangkat dan duduk secara resmi sebagai ketua.

‘’Sudah sebulan saya terpilih menjadi ketua melalui KLB (Kongres Luar Biasa) Askab PSSI Sidoarjo. Harusnya, saya sudah disahkan KONI Sidoarjo,’’ kata Puji kepada wartawan.

Dia merasa heran karena terpilih secara sah. Bahkan, lelaki yang juga Kepala Desa Wunut, Porong, tersebut menjadi calon tunggal.

‘’Harusnya kan KONI tidak perlu menghambat seperti ini. Saya juga sudah baik-baik ke KONI Sidoarjo,’’ lanjut Puji.

Imbas dengan belum diakuinya Puji ini membuat dana yang harusnya sudah turun untuk memutar organisasi. Apalagi di kepengurusannya, dana tersebut juga dipakai untuk pembiayaan ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 yang tinggal hitungan pekan.

‘’Namanya ini KONI Sidoarjo menghambat persiapan dan keikutsetaan kami ke Porprov 2025.  Kami sudah beberapa kali ke sana tapi tetap belum ada pengesahan,’’ keluh Puji yang juga pernah menjadi pemain klub legendaris  Assyabaab Surabaya tersebut.

Ironisnya lagi, papar dia, salah satu KONI Sidoarjo belum mengesahkan karena masih ada oknum yang protes dengan pelaksaan KLB. Padahal, oknum yang jumlahnya tak lebih dari lima itu, mayoritas tidak memakili klub.

‘’Harusnya KONI Sidoarjo kan paham. Apalagi, mereka itu personal bukan atas nama klub karena klub-klub lebih 90 persen hadir dana memberikan suara di KLB,’’ ucap Puji.

Ironisnya lagi, klub-klub yang memberikan dukungan dan hadir di KLB diklaim menolak. Alasannya, klub-klub tersebut telah membubuhkan tanda tangan dalam sebuah acara yang digalang para personal itu.

‘’Setelah kami klarifikasi, mereka membubuhkan tanda tangan karena mendapat bola, bukan untuk menolak pelaksaan KLB. Katanya klub-klub yang dicatut namanya itu akan menempuh jalur hukum,’’ lanjut Puji.

Dalam rangkaian KLB, Puji menjadi satu-satunya bakal calon lolos penyeringan. Meski sebelumnya, sempat ada juga yang hendak maju.

Namun, bakal calon tersebut tidak mampu lolos karena terlambat dalam penyerahan berkas administrasi. Penyerahan tersebut dilakukan melebihi batas waktu yang sudah ditentukan.

KLB Askab PSSI Sidoarjo dilakukan setelah Ketua Umum Budi Basuki, wakil ketua Sahar, dan beberapa anggota komite eksekutif atau esko mengundurkan diri. Di bawah pimpinan Budi, sepak bola Kota Udang, julukan Kabupaten Sidoarjo, termasuk sukses.

Selama kepemimpinannya, Sidoarjo sukses meraih emas sepak bola dalam Porprov 2023. Hebatnya, emas tersebut diraih di cabang olahraga sepak bola putra-putri dan juga futsal.  (sip)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *