SIDOARJO I pinggirlapangan– Tantangan berat kembali dihadapi Deltras U-17 di ajang Piala Suratin 2025. Anak asuh Rendi Irwan itu harus melakukan away ke Banyuwangi untuk menghadapi tuan rumah Banyuwangi Putra pada Minggu (27/7/2025).
”Kami memilih Banyuwangi Putra sebagai tuan rumah karena mengajukan stadion. Sementara Deltras yang diajukan lapangan akademi. Bagusnya babak sudah 16 besar dimainkan di stadion,” ungkap Ketua Bidang Kompetisi dan Pertandingan Arif Anton Sujarwo kepada PINGGIR LAPANGAN Rabu (23/7/2025).
Padahal, katanya, bakal lain cerita kalau yang diajukann The Lobster Muda, julukan Persela U-17, adalah Stadion Gelora Delta. Stadion yang dibangun untuk pelaksaan PON 2000 tersebut jauh lebih bagus dan layak dibandingkan dengan stadion Diponegoro, Banyuwangi.
”Kita objektif kok dalam penunjukan tuan rumah,” ujar Arif.
Menghadapi Banyuwangi Putra bukan tugas yang mudah. Selain perjalanan yang cukup jauh, bisa sekitar 5-6 jam, kualitas permainhan tuan rumah tak bisa dipandang sebelah mata. Apalagi bermain di kandang sendiri. Sejak dari babak penyisihan, mereka tidak pernah kalah. Di penyisihan grup, Banyuwangi Putra menang 4-0 atas Persikapro Probolinggo dan pesta gol 12-0 atas Persebo Muda Bondowoso. Sementara melawan tim kuda hitam, PSSS, mereka ditahan imbang 0-0. Materi pemain yang dimiliki anak asuh Gatot Nakata itu pun merata.
Beda dengan Deltras. Mereka sempat terpuruk di pertandingan pertama setelah secara mengejutkan kalah 1-2 dari Simo Putra Surabaya di Stadion Jenggolo. Setelah itu, barulah Deltras memetik kemenangan atas Suryanaga Connection dan Akor FC Jombang. Penentuan lolosnya ke babak 32 besar ditentukan dengan mengalahkan saudara sekota, Persida Sidoarjo.
Di 32 besar, Deltras menjamu Malang United dan menang 4-2. Sementara Banyuwangi Putra menghentikan perlawanan Persemag Magetan dengan 1-0.
Tim lain yang gagal menjadi tuan rumah babak 16 Besar Piala Suratin U-17 Jatim 2025 adalah Persebaya. Mereka harus melakukan away ke Stadion Surajaya untuk melawan Persela Lamongan. (sip)
