Sidoarjo I PINGGIRLAPANGAN– Kekuatan Tim Sepak Bola Kabupaten Sidoarjo di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 bakal timpang. Dalam ajang dua tahunan yang akan dilaksanakan di Malang Raya, meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu, itu, Kota Udang, julukan Kabupaten Sidoarjo, hanya mempunyai dua kiper.
”Kami membawa dua kiper saja, Moch.Faisal Ismanto sama Akbar Asrori. Satu kiper lagi, Ilham, belum bisa dibawa,” ungkap Pelatih Tim Sepak Bola Kabupaten Sidoarjo Kodari Amir.
Alasannya, kiper bernama lengkap Muhamad Ilham Al Arif tersebut belum mengantongi izin dari pihak Persebaya, khususnya Persebaya Future. Ya, saat ini, Ilham memang berlatih di tempat didikan buat pemain masa depan Green Force, julukan Persebaya, tersebut.
”Izinnya masih diproses Yohdar (Yahdar Umar Bahalamar, Wakil Ketua Askab PSSI Sidoarjo Terpilih 2025-2009),” terang Kodari.
Dia berharap izin Ilham bisa keluar. Sehingga, dia bisa bergabung bersama rekan-rekannya yang akan berjuang di ajang Porprov 2025. Meski dalam beberapa hari terakhir, dia sudah tidak bergabung.
Pihak Persebaya saat dikonfirmasi melalui Sekretaris Tim Ram Surahman tidak mengetahui hal itu. Dia mengarahkan untuk meminta konformasi kepada Ganesha Putra selalu pimpinan Future Lab.
”Tepatnya ke Ganesha saja. Dia yang paham,” jelas lelaki asal Benjeng, Gresik, tersebut.
Ganesha sendiri menerangkan bahwa Ilham, pemain yang bersangkutan, saat ini sudah dipromosikan ke Tim Utama. Agenda Porprov, katanya, berbenturan dengan agenda Pra Musim Tim Utama.
Kekuatan Kabupaten Sidoarjo sendiri memang cukup disegani. Ini dikarenakan selama menggelar uji coba, Sandy dkk hanya sekali kalah. Sementara semua partai lain mampu dimenangkan yakni melawan Kabupaten Pasuruan, Kota Malang, dan Kota Batu serta Kota Surabaya. Hebatnya, semua kemenangan itu dipetik di kandang lawan-lawannya dan mereka juga turun di ajang Porprov 2025.
Di Porprov 2025, Kabupaten Sidoarjo menghuni Grup A bersama Kabupaten Jombang, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Pasuruan. Meski menyandang status juara bertahan, Kabupaten Sidoarjo tak mau menganggap remeh lawan.
”Semua kan juga berlatih keras. Jadi, semua lawan adalah berat,” ucap Kodari yang tahun lalu menjadi bagian Staf Kepelatihan Tim Sepak Bola Jawa Timur saat meraih emas di Pekan Olahraga Nasional atau PON di Sumatera Utara-Aceh. (sip)
