Pemain SSB Tunas Jaya Sepande saat melakukan pemanasan sebelum pertandingan final Piala Suratin U-13 di Lapangan Pagerwojo (9/6/2025)Pemain SSB Tunas Jaya Sepande saat melakukan pemanasan sebelum pertandingan final Piala Suratin U-13 di Lapangan Pagerwojo (9/6/2025)
Pemain SSB Tunas Jaya Sepande saat melakukan pemanasan sebelum pertandingan final Piala Suratin U-13 di Lapangan Pagerwojo (9/6/2025)

Sidoarjo I PINGGIR LAPANGAN – Ambisi Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Jaya Sepande di Piala Suratin U-13 Askab PSSI Sidoarjo 2025 tertahan. Di babak final yang dilaksanakan di Lapangan Pagerwojo, Buduran, Senin siang (9/6/2025), Abiyan ‘Marukawa” Narendra dkk harus mengakui keunggulan Akademi Deltras dengan skor 0-5 (0-4).

”Anak-anak kalah mental. Mereka takut dengan nama besar Deltras. Pengaruhnya sangat besar dalam pertandingan,” jelas Manajer SSB Tunas Jaya Sepande Zainuri usai pertandingan.

Padahal, awalnya, dia memperkirakan anak didiknya bakal memberikan perlawanan. Pertimbangannya, jelas Zainuri, pihaknya sudah belajar dari kekalahan dari Akademi Deltras di babak penyisihan.

”Tapi kesalahan yang dibuat membuat kami harus kalah lagi. Namun, saya bangga dengan perjuangan anak-anak Tunas Jaya Sepande bisa sampai babak final,” ujar Zainuri.

Legenda Arema ini berharap ke depannya pengalaman lolos ke final Piala Suratin u-13 2025 menjadi pengalaman berharga. Apalagi, tahun depan mereka, ungkap Zainuri, bakal kembali tampil di Piala Suratin hanya levelnya sudah naik ke U-15.

Diakuinya, keberhasilan menembus final U-13 sebenarnya cukup mengejutkan. Sebab, terang Zainuri, kesebelasan lain tak kalah bagusnya dengan Akademi Deltras.

”Sekali lagi, hasil ini sangat kami syukuri. Semua tak lepas juga dari kekompakan pemain, pelatih, dan juga orang tua para pemain,” ucap lelaki yang juga sempat membela Persebaya Surabaya di Liga Indonesia 1997 tersebut.

Dengan hasil ini, Deltras U-13 akan mewakili Jatim di Piala Suratin tingkat provinsi. Tim dengan Direktur Teknik mantan kapten Tim Nasional Indonesia Fakhri Husaini ini menjadi satu-satunya wakil dari Kabupaten Sidoarjo. Sebab, Kota udang, julukan Kabupaten Sidoarjo, hanya mendapatkan jatuh satu wakil, baik di U-13 maupun di U-15.

Di U-15, Akademi Deltras juga akan menjadi duta Sidoarjo. Di pertandingan final, mereka menang telak 7-1 atas Bintang Putra Sidoarjo atau BPS.

Direktur Teknis Akademi Deltras Fakhri Husaini mengaku ajang Piala Suratin sangat penting bagi pembinaan pesepak bola muda. Mereka, paparnya, mendapat pengalaman bertanding dan juga mempunyai jenjang kompetisi ke level yang lebih tinggi.

‘’Saya cukup senang dengan adanya Pjala Suratin. Para pemain mempunyai kesempatan bertanding dengan kesebelasan lain dalam sebuah kelompok umur,’’ jelasnya.

Dia juga menyatakan bahwa di Sidoarjo banyak talenta-talenta berbakat. Khusus untuk Akademi Deltras, capaian ini tidak boleh membuat puas. Alasannya, mereka, lanjut Fakhri, masih akan berjuang di level provinsi dan menembus tingkat nasional.

Ajang Piala Suratin ini sendiri di kelompok usia U13 ddikuti oleh 16 kesebelasan yang terbagi menjadi empat grup. Sedang di U-15 diikuti oleh 18 kesebelasan dengan juga dibagi menjadi 4 grup. (sip)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *