Ketua Askab PSSI Sidoarjo terpilih Puji Daryo (dua dari kiri) saat penyerahan piala ke Deltras U-13 di Lapangan Pagerwojo Senin (9/6/2025)Ketua Askab PSSI Sidoarjo terpilih Puji Daryo (dua dari kiri) saat penyerahan piala ke Deltras U-13 di Lapangan Pagerwojo Senin (9/6/2025)
Ketua Askab PSSI Sidoarjo terpilih Puji Daryo (dua dari kiri) saat penyerahan piala ke Deltras U-13 di Lapangan Pagerwojo Senin (9/6/2025)

Sidoarjo I PINGGIR LAPANGAN – Gelaran Piala Suratin U-13 dan U-15 Askab PSSI Sidoarjo sudah kelar. Juara di dua kelompok umur tersebut sudah ada. Akademi Deltras kembali menjadi penguasa.

Sayang, dalam event yang penutupannya dilaksanakan di Lapangan Pagerwojo, Buduran, tersebut , hanya Akademi Deltras yang bisa mewakili Jatim. Beda dengan daerah lain, khususnya Kota Surabaya yang wakilnya lebih dari satu.

Kok bisa? Ternyata sesuai dengan jumlah peserta, Kota Udang, julukan Kabupaten Sidoarjo, hanya bisa mengirim wakil tunggal. Ya, di Piala Suratin U-13 dan U-15 Askab PSSI Sidoarjo 2025 ini jumlah peserta bisa dikatakan sedikit jika mengacu jumlah klub dan sekolah sepak bola atau SSB yang terafiliasi yang jumlahnya lebih dari 40 kesebelasan.

‘’Sidoarjo hanya dapat 1 di dua kelompok usia karena disesuaikan dengan jumlah pesertanya. Tiap kelipatan 15 dapatnya satu,’’ terang Arif Anton Sujarwo, Bidang Kompetisi Asprov PSSI Jatim.

Nah, untuk meningkatkan jumlah peserta, Askab PSSI Sidoarjo siap melakukan gebrakan

‘’Tahun depan jumlahnya harus meningkat. Klub anggota internal Askab PSSI Sidoarjo dan SSB Terafiliasi harus ikut Piala Suratin U-13 dan U-15,’’ tegas Ketua Askab PSSI Sidoarjo Terpilih Puji Daryo di sela-sela pertandingan final.

Bahkan, jelasnya, pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada klub dan SSB yang tidak ikut selam dua musim beruntun. Mereka, ujar Puji, akan dikeluarkan dari keanggotaan Askab PSSI Sidoarjo.

‘’Biar klub juga melakukan pembinaan di usia dini. Kami akan membuat konsep sebelum menjadi sebuah keputusan,’’ jelas lelaki yang juga Kepala Desa Wunut, Porong, tersebut.

Aturan ini sama dengan yang diterapkan Asprov PSSI Jatim. Organisasi yang dipimpin Ahmad Riyadh tersebut mengeluarkan klub yang dua musim beruntun tidak berpartisipasi di Kompetisi Liga 4, kompetisi level terbawah di Indonesia yang menjadi ranah asprov.

Salah satu SSB Terafiliasi yang ikut di Piala Suratin adalah Porsid dari Desa Sidokepung. Meski  pemainnya masih belum sebanyak SSB yang lain, tapi mereka berani ikut.

‘’Tahun ini kami hanya ikut di U-15 karena untuk U-13 jumlah pemain belum mencukupi. Kami berusha sekuat tenaga ikut Piala Suratin karena merupakan sebuah kebanggaan tersendiri mengikuti kompetisi resmi di bawah naungan PSSI,’’ kata Pelatih Porsid Sapto Arif Prihantono.

Di ajang kompetisi sendiri, Akademi Deltras U-13 menjadi juara setelah mengalahkan Tunas Jaya Sepande dengan skor 5-0. Sedang di U-15, Akademi Deltras menjadi pemenang usai menggelontor Bintang Putra Sidoarjo dengan 7-1. Puji Daryo sendiri langsung yang menyerahkan trofi bagi para pemenang. (sip)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *