Mantan pemain BPD Jateng dan PSIS Semarang Gatot Ismawan ikut tampil membela Ortas Sepande dalam uji coba melawan Seduluran FC.Mantan pemain BPD Jateng dan PSIS Semarang Gatot Ismawan ikut tampil membela Ortas Sepande dalam uji coba melawan Seduluran FC.

Sidoarjo I PINGGIR LAPANGAN- Ortas Sepande bangkit. Tim kumpulan mantan pesepak bola di wilayah Kabupaten Sidoarjo tersebut menang besar 5-1 (2-1, 3-0, 0-0) atas Seduluran FC, yang juga dari Sidoarjo, dalam pertandingan uji coba di Lapangan Sepande, Candi, Sabtu (21/6/2025).

Mantan penyerang Persebaya U-21 Munakib  mencetak tiga gol atau hat-trick di babak kedua. Sedang dua gol disumbangkan Tomi dan Aris di babak pertama.  Kemenangan ini seolah membangkitkan kembali kekuatan tim yang dimanajer legenda Arema, Zainuri, tersebut. Setelah pekan lalu di kandang sendiri dalam trofeo bersama Buduran FC dan KW FC Waru hanya menempati peringkat ketiga.

‘’Tujuan kami adalah silaturhmi. Menag bukan tujuan utama dalam setiap uji coba Ortas Sepande,’’ tegas Zainuri.

Saat kedatangan Seduluran FC, para pemain bintang mereka hadir. Mereka antara lain Gatot Imawan, mantan pemain BPD Jateng, PSIS Semarang, dan Persekabpas Pasuruan. Ada juga legenda Barito Putera Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Joko Harianto, dan Nus Yadera, legenda Gelora Dewata Bali. Sayangnya, Zainuri tidak bisa tampil karena mengalami cedera sebelum pertandingan.

‘’Kecapekan karena tadi habis motong rumput lapangan,’’ kata pemain yang pernah tampil di Liga Champions Asia 2007 dengan membela Macan Putih, julukan Persik, itu.

Di babak pertama, pelatih Ortas Sepande, Arifin, menurunkan Joko dan Gatot, yang juga menantunya, di lini tengah. Alhasil, lini vital tersebut mampu dikuasai tuan  rumah. Sayang, banyak peluang yang tercipta hanya dua yang berbuah gol. Bahkan, pemain tuan rumah Yunus Yess melakukan bunuh diri akibat salah komunikasi dengan kiper Wawan.

Di babak kedua, Ortas Sepande menempatkan Nus sebagai jendral lapangan tengah bersama Ruri dan Rosidi. Trio ini membuat Seduluran FC tak berkutik dan harus rela tiga kali gawangnya dijebol.

‘’Babak kedua, pemain tampil lebih tenang dan kompak. Meski lawan yang dihadapi usianya banyak yang lebih muda,’’ ujar Zainuri.

Ortas Sepande sendiri merupakan salah satu komunitas pecinta sepak bola yang usianya mayoritas di atas 50 tahunan. Mereka seminggu berlatih tiga kali, Selasa, Kamis, dan Sabtu. Selain nama-nama di atas, mantan pemain nasional Jefri Dwi Hadi juga sering ikut berlatih. (sip)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *