SIDOARJO I pinggirlapangan – Tim Persida Putri berangkat ke Jember dengan modal nekat. Mereka menuju Kota Suwar Suwir, julukan Jember, dengan bus dan langsung bertanding di babak semifinal Piala Pertiwi 2025 menghadapi Arek Simo Gresia FC di Stadion Jember Sport Garden, Jember, Jumat siang (16/10/2025).
”Mainnya siang pukul 13.30 WIB dan kami berangkt paginya. Kami naik bus kecil warna biru milik Pemkab Sidoarjo,” ungkap Pelatih Persida Putri Achmad Budi Utomo kepada PINGGIR LAPANGAN.
Meski sebenarnya, jelas dia, pihaknya sempat mendapatkan penginapan. Namun, masalah dana menjadi kendala.
”Tapi kami tidak boleh pesimistis. Sebaliknya, kalau kondisinya penuh perihatin seperti ini, saya punya perasaan Persida Putri akan menang,” ujar Budi, sapaan karib Achmad Budi Utomo.
Cobaan lain Persida Putri menghadapi pertandingan semifinal, ucapnya, adalah tidak bisa menurunkan the winning team. Salah satu pemain pilar Srikandi Jenggolo, julukan Persida Putri, harus absen karena akumulasi kartu kuning.
”Dia bermain di gelandang bertahan. Untuk pemain lain, semuanya fit dan siap bertanding,” kata mantan pemain Assyabaab Surabaya itu.
Persida Putri layak dapat apresiasi. Bagaimana tidak, dengan keterbatasan yang ada, tim tersebut mampu lolos ke babak semifinal. Tiket tersebut diraih setelah mereka sukses menjadi juara Grup B dengan menahan imbang Persikoba Batu 2-2 dan mengalahkan tuan rumah Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dengan skor 1-0. Kedua tim lawan tersebut bukan tim sembarangan. Persikoba bermaterikan pemain peraih emas Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025. Sementara Unesa merupakan tuan rumah dengan dukungan materi pemain berkualitas.
Semifinal lain Piala Pertiwi 2025 mempertemukan Arema Women FC dengan tuan rumah Persid Putri.(sip)
