SIDOARJO I pinggirlapangan– Persida Sidoarjo memulai uji coba dengan hasil manis. menghadapi sesama kontestan Liga 4 Regional Jawa Timur, PS Mojokerto Putra atau PSMP, Sandi dkk menang 2-0 (1-0, 1-0, 0-0) dalam pertandingan yang dilaksanakan di Lapangan Pegerwojo, Buduran, Sidoarjo, Sabtu pagi (12/10/2025).
”Satu gol dicetak Sandi dan satu gol lagi gol bunuh diri pemain MP,” ungkap Pelatih Persida Kodari Amir.
Meski menang, dia mengakui belum puas dengan penampilan anak asuhnya. Kerjasama dan khususnya masalah stamina, ungkap Amir, perlu mendapat perhatian.
”Ini dikarenakan pemain banyak yang sering izin. Kebanyakan izin karena masalah kuliah,” ujar pelatih yang musim lalu menangani PSM Madiun di Liga 3 tersebut.
Ya, sebenarnya, dari permainan, Persida lebih dominan. Sayang, di akhir babak pertama, stamina para pemain Laskar Jenggala, julukan Persida, terlihat menurunkan kebugarannya.
”Akibatnya, beberapa peluang yang harusnya sudah gol terbuang percuma. Semoga dengan sisa waktu yang ada, kami bisa membenahi,” ujar Kodari.
MP sendiri bukan tim jelek. Saat menghadapi Persida, Laskar Mojopahit, julukan Persida, diperkuat beberapa pemain berpengalaman dan mempunyai skill di atas rata-rata.
Ada Vikrian Akbar yang musim lalu ikut mengangkat Tornado Pekanbaru ke Liga 2, juga duo Sang Maestro saat promosi ke Liga 3, Ramadhanis dan Muhammad Rizky. Begitu juga ada Syaruk yang musim 2024/2025 membela Persipasi Bekasi di Liga 3.
Sayang, masih minimnya latihan bersama membuat mereka kesulitan menahan permainan kolektif Persida. Bahkan, dua gol yang terjadi ke gawang MP karena kesalahan komunikasi antar pemain PSMP.
Persida sendiri sudah mengagendakan beberapa pertandingan uji coba. Di antaranya melawan Perseba Bangkalan, sesama kontenstan Liga 4, dan juga tim Liga 3 Gresik United.
Musim ini, Persida serius mempersiapkan diri. Mereka sudah jauh-jauh hari mempersiapkan diri. Di antaranya mendatangkan Kodari Amir dengan dibantu pelatih senior kenyang pengalaman Nus Yadera. Musim lalu, legenda Gelora Dewata ini sukses mengangkat Tornado Pekanbaru dan Sang Maestro. (sip)
