Pemain belakang Porsid Diogo (kiri) menghalau bola saat menghadapi Lazada FC dalam laga uji coba di Lapangan Sidokepung, Buduran, Sabtu sore (23/8/2025).Pemain belakang Porsid Diogo (kiri) menghalau bola saat menghadapi Lazada FC dalam laga uji coba di Lapangan Sidokepung, Buduran, Sabtu sore (23/8/2025).

SIDOARJO I pinggirlapangan– Porsid Football Club tertahan di kandang. Tim sepak bola asal Desa Sidokepung, Buduran, Sidoarjo, tersebut hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Lazada dalam pertandingan persahabatan di Lapangan Sidokepung Sabtu sore (23/8/2025).

Dua gol Laskar Sapu Jagad, julukan Porsid, lahir dari hasil bunuh diri pemain lawan dan satunya dari tembakan penalti pemain senior Soleh. Tembakannya menipu kiper lawan.

”Pemain-pemain muda tidak ada yang berani menendang. Mau tidak mau, saya ambil sendiri,” ungkap Soleh.

Sebenarnya, di babak pertama, Porsid unggul lebih dulu. Dipimpin mantan pemain Fatahillah M. Nukan, tuan rumah lebih menguasai permainan.

Beberapa peluang emas gagal dituntaskan menjadi gol oleh duet penyerang, Maulana dan Irwan Sinyo. Gol yang lahir akibat sapuan pemain belakang Lazada yang masuk ke gawang sendiri.

Di babak kedua, Porsid mengganti semua pemain. Termasuk penjaga gawang senior, Hendro, yang diganti Hanif. Akibatnya, ritme permainan berubah dan Lazada mampu memasukan dua gol. Gol penyama kedudukan lahir saat pertandingan sudah masuki injury time.

Pertandingan Porsid melawan Lazada memang enak dilihat. Itu tak lepas juga dari kondisi Lapangan Sidokepung yang cukup bagus. Ya, lapangan yang berada di tikungan jalan itu memang termasuk salah satu lapangan sepak bola terbaik yang ada di Sidoarjo. Bahkan, penerangan yang dipunyai termasuk paling terang selain GOR Delta Sidoarjo. (sip)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *