SIDOARJO I pinggirlapangan – Persida Sidoarjo punya daya pikat tinggi. Terbukti, mereka kedatangan beberapa muka baru dalam persiapan menghadapi Liga 4 2025/2026.
Kali ini yang baru bergabung adalah Achmad Bachtiar. Pemain berposisi bek tengah berusia 32 tahun ini kaya pengalaman.
”Musim lalu, Bachtiar ikut saya di PSM Madiun. Dia selalu menjadi pilihan utama,” ungkap Pelatih Persida Kodari Amir di sela-sela latihan di Lapangan Pagerwojo, Buduran, Sidoarjo.
Diakuinya, di lini belakang, Laskar Jenggolo, julukan Persida, belum memiliki pemain senior. Untuk itu, ketika mencari defender, Amir langsung menghubungi Bachtiar.
”Kebetulan, dia belum bergabung ke mana-mana. Bachtiar juga setuju bergabung Persida,” kata Kodari.
Sebelum bergabung PSM dan , pemain kelahiran Magetan 30 Oktober 1992 tersebut tercatat pernah berkostum PSHW di Liga 2 musim 2021/2022. Dia didatangkan dari PSPS Pekanbaru, Riau di posisi bek tengah. PSBS Biak, PSIR Rembang, Perssu Sumenep, Persepam Pamekasan, dan Persekap Kota Pasuruan merupakan sederet klub yang pernah dibela pemain bertinggi 172 sentimeter itu.
Hadirnya Bachtiar membuat jumlah pemain senior Persida bertambah. Dia akan bergabung dengan Fahmi Idris atau Amik yang berposisi penjaga gawang, Reza (gelandang bertahan), Bredi dan Ridwan di posisi depan. Jika menilik regulasi musim lalu, PSSI memperbolehkan 7 pemain senior masuk line up. Namun yang boleh bermain lima orang. Untuk musim 2025/2026, pemain senior merupakan pemain yang lahir sebelum 2003.
Musim ini, Persida serius mempersiapkan diri. Selain mendatangkan Kodari sebagai pelatih kepala, tim asal Kota Udang, julukan Sidoarjo, tersebut memakai tenaga dan pikiran pelatih senior bertangan dingin, Nus Yadera. Pada 2024/2025, dia sukses mengangkat dua tim, Tornado Pekanbaru dan Sang Maestro Surabaya promosi. Tornado naik ke Liga 2 atau Championship dan sekarang berganti nama menjadi Kendal Tornado FC. Sedangkan Sang Maestro dibawanya naik kasta ke Liga 3 dan sekarang bergannti nama Nabire.
Tanda-tanda kebangkitan Persida ditandai dengan dua kali kemenangan uji coba. Pertama menang 2-0 atas tim proyeksi PS Mojokerto Putra, yang juga kontestan Liga 4 Jatim, dan menang 3-0 atas Red Bulls, Surabaya, yang akan mewakili Jatim dalam sebuah kejuaraan sepak bola yang diadakan sebuah partai politik di Bali bulan depan. (sip)
