Pemain PSP Pagerwojo Al Farizi berebut bola dengan pemain Tunas Jaya Tulangan dalam pertandingan Liga Internal PSSI Sidoarjo di Lapangan Pangkemiri, Tulangan, Minggu sore (9/11/2025).Pemain PSP Pagerwojo Al Farizi berebut bola dengan pemain Tunas Jaya Tulangan dalam pertandingan Liga Internal PSSI Sidoarjo di Lapangan Pangkemiri, Tulangan, Minggu sore (9/11/2025).

SIDOARJO I pinggirlapangan– Juara bertahan Liga Internal Askab PSSI Sidoarjo, Tunas Jaya Tulangan, memulai langkahnya dengan manis. Muhammad Faisal dkk menang 3-2 (2-2) atas PSP Pagerwojo dalam pertandingan Grup A Kelas Utama yang dilaksanakan di Lapangan Pangkemiri, Tulangan, Minggu sore (9/11/2025).

Namun, raihan tiga angka tersebut didapat dengan tidak mudah. Sempat unggul dua gol lebih dulu melalui penyerangnya Rizky Agung di menit 10 dan 33, PSP mampu menyamakan kedudukan lewat gol M.Nasikhulwan di menit 37 dan A. Ashidiq atau Mahi di menit ke-45.

Untuk sementara, donasi tiga angka ini membuat Tunas Jaya Tulangan berada di posisi teratas klasemen. Namun, posisi tersebut bakal mendapat tantangan berat karena tiga pesaingnya, Merpati Tanggulangin, Sinar Harapan Tulangan, dan New Star Salam tak bis dipandang remeh.

Apalagi, saat menghadapi PSP, yang notabene adalah pendatang baru di Kelas Utama, Tunas Jaya Tulangan nyaris gagal mengamankan poin penuh. Ya, pertandingan kedua tim tersebut berlangsung superkeras.

Bagaimana tidak, wasit M. Farid dari Krian sampai harus merogoh tiga kartu merah dari sakunya. Dua untuk pemain PSP, sang kapten Rio Dwi dan M. Akbar. Rio memperoleh dua kartu kuning di menit 40 dan 50. Sedang Akbar langsung dikeluarkan karena pelanggaran kerasnya di menit ke-85. Sedang pemain Tunas Jaya Tulangan yang harus keluar lapangan terlebih dulu adalah M.Rangga menit ke-66.

‘’Semuanya pantas mendapat kartu merah karena pelanggaran yang dilakukan. Kalau yang langsung kartu merah karena lawannya punya peluang besar untuk mencetak gol,’’ terang Farid sesuai pertandingan.

Sebenarnya, PSP sempat menyamakan kedudukan menjelang pertandingan usai. Namun gol itu dianulir Farid karena pemain PSP dianggap melanggar kiper Faisal. Penjaga gawang asal Bulang itu layak menjadi pahlawan Tunas Jaya Tulanganh. Tembakan bebas Mahi di menit akhir mampu ditepisnya. Padahal, tembakan pemain kidal itu sudah ada di pojok gawang Tunas Jaya Tulangan.

Kekuatan Tunas Jaya dan PSP cukup berimbang. Ini dikarenakan kedua tim diperkuat beberapa pemain yang sudah berpengalaman membela Kota Udang, sebutan Sidoarjo, di level provinsi dan ada yang juga berpengalaman di Liga 4. Di kubu Tunas Jaya Tulangan ada kiper Faisal, Fadholi, dan Rizky. Ketiganya merupakan bagian skuad Sidoarjo di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 di Malang Raya. Di kubu lawan, ada dua rekannya di ajang yang sama, Mahi dan Faizal ‘’Ibra’ Ibrahim.

Liga Askab PSSI Sidoarjo sendiri dibagi menjadi tiga kelas, yakni kelas utama, kelas I, dan kelas II. Dengan masing-masing kelas diikuti oleh sepuluh tim.

‘’Di setiap kelas dibagi menjadi dua grup. Liga ini diharapkan sudah selesai sebelum 2026,’’ ujar Ketua Panpel Liga Askab PSSI Sidoarjo Adi Utomo dalam laporannya. (*)

Klasemen Sementara Grup B.

  1. Tunas Jaya Tulangan     1          1          0          0          3-2       3
  2. Merpati                        0          0          0          0          0-0       0
  3. Sinar Harapan               0          0          0          0          0-0       0
  4. NSS                             0          0          0          0          0          0
  5. PSP                              1          0          0          1          2-3       0

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *