SIDOARJO I pinggirlapangan – Persida Sidoarjo kembali memetik kemenangan beruntun. Setelah Jumat (21/11/2025), Sabtu (22/11/2025) pagi, Muhammad Ridwan dkk menundukan lawannya, Mojosari Putra FC, dalam pertandingan uji coba yang dilaksanakan di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, dengan skor 4-0 (3-0).
Sehari sebelumnya, tim berjuluk Laskar Jenggolo itu menang 3-1 atas tim Mojokerto lainnya, Persem, di tempat yang sama. Meski sama-sama mengalahkan lawan, tapi pihak pelatih tetap belum merasa puas.
”Seharusnya di babak dua, banyak gol yang bisa dicetak. Namun, program latihan memang belum sampai scoring,” jelas Pelatih Persida Kodari Amir.
Ya, seperti halnya Persem, sebenarnya Mojosari Putra secara kualitas masih di bawah Persida. Apalagi, hampir separo starter mereka merupakan pemain didikan Persida. Hanya karena kalah bersaing dan usianya masih sangat muda akhirnya dipinjamkan ke Mojosari Putra.
Namun, hingga 20 menit awal, Mojosari Putra sempat membuat kerepotan Persida. Penyerang binaan Tunas Jaya Sepande yang pernah bergabung di Bhayangkara Elite Pro Academy atau EPA, Haydar Farel, beberapa kali aksinya memaksa duet jantung pertahanan Persida, Arat dan Reza Willy, bekerja keras. Namun, gol pembuka yang dicetak Sandro membuat kepercayaan diri pemain Mojosari Putra runtuh.
”Mojosasari Putra sempat memberikan perlawanan dan bermain cukup baik. Namun gol Sandro membuat mental mereka down,”papar Kodari.
Akibatnya, lanjutnya, gawang Mojosari Putra kembali jebol. Dua gol lagi disumbangkan Sandro dan satu melalui Aldi. Bahkan, di babak kedua, Sandro, yang juga mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa), kembali mencetak gol di babak kedua.
”Setiap pertandingan akan ada evaluasi. Tujuannya agar Persida semakin baik menghadapi Liga 4,” papar Kodari.
Dia berencana, pekan depan akan melakukan dua pertandingan. Tujuannya untuk simulasi pertandingan kompetisi yang kurang dua pekan lagi itu.
”Ada beberapa tim Liga 4 yang sudah mengajak,” tandas Kodari.
Kemenangan itumembuat Persida dari tujuh kali pertandingan uji coba hanya sekali kalah. Pil pahit itu ditelan mereka ketika dikalahkan Tim Liga 3 Persekabpas Kabupaten Pasuruan. Selebihnya, tim proyeksi (sip)
—
