BANGGA: Selebrasi pemain SSB Tunas Jaya Triyas Aditya usai mencetak gol ke gawang Spartak di Babak 16 Besar Piala Askab PSSI Sidoarjo 2025 U-10 di Lapangam Panser Sumput pada Minggu siang (22/22/2025).BANGGA: Selebrasi pemain SSB Tunas Jaya Triyas Aditya usai mencetak gol ke gawang Spartak di Babak 16 Besar Piala Askab PSSI Sidoarjo 2025 U-10 di Lapangam Panser Sumput pada Minggu siang (22/22/2025).

SIDOARJO I pinggirlapangan– Hari yang indah bagi Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Jaya Sepande. Dua timnya lolos ke Babak Delapan Besar Piala Askab PSSI Sidoarjo U-10 dan U12.

Tiket tersebut diperoleh SSB Tunas Jaya setelah mengalahkan lawan-lawannya. Di U-10, tim binaan legenda PSS Sleman dan Arema Zainuri itu menang 2-1 (2-0) atas Spartak Krian dalam pertandingan 16 besar yang dilaksanakan di Lapangan Kavaleri, Sumput, Sabtu siang (22/11/2025).

Gol Triyas Aditya mengorbankan semangat rekan-rekannya melalui golnya saat pertandingan berjalan lima menit. Dua menit kemudian, Tunas Jaya Sepande memperbesar keunggulan setelah pemain belakang Spartak melakukan gol bunuh diri.

”Alhamdulillah, kami bisa unggul dua gol dulu. Mental dan semangat anak-anak langsung terangkat,” kata Pelatih SSB Tunas Jaya Sepande U-10 Jefri Dwi Hadi usai pertandingan.

Mantan pemain Timnas Indonesia tersebut mengakui, di babak kedua, permainan anak didiknya sempat kendur. Akibatnya, Spartak sempat mencetak satu gol.

”Beberapa hari terakhir ini, kami tidak berlatih seperti biasanya. Lapangan banjir membuat kami terus menjalani pertandingan di luar Sepande,” jelas Jefri.

Sukses juga dibukukan Tim SSB Sepande U-12. Tiga gol (hat-trick) Muhammad Nauval membuat mereka seperti juniornya, U-10, juga melangkah ke babak delapan besar. Meski menang, namun di awal pertandingan, Rendi Hamada dkk sempat mengalami kesulitan menjebol gawang lawan.

Tapi sebuah kerja sama yang apil dan diakhiri tendangan keras Nauval membuat gawang lawan bergetar. Siswa kelas VI SD Durung Banjar tersebut memang menjadi bintang bagi SSB Tunas Jaya Sepande. Aksinya kerap membuat gawang lawan beberapa kali nyaris bobol.

”Kami menunggu jadwal babak delapan besar kapan. Namun kami tetap harus berlatih keras meski tak gentar siapa yang kami hadapi nanti,” tegas Jefri. (sip)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *