SIDOARJO I pinggirlapangan – Liga 4 Jawa Timur dimulai 7 Desember 2025. Persida Sidoarjo adalah satu satu kontestan.
Laskar Jenggolo, julukan Persida, menjadi penghuni Grup O. Anak asuh Kodari Amir tersebut bakal menghadapi Persem Mojokerto, PSID Jombang, dan dua tim dari Kota Surabaya, Kota Pahlawan dan Putra Mars, sebagai juara Piala Wali Kota Surabaya 2025. Semula, pertandingan di grup tersebut dilaksanakan di Lapangan ABC di kawasan Gelora Bung Tomo, Kota Surabaya.
”Namun, ada kabar pertandingan dipindah ke Stadion Bumimoro. Kami senang kalau memang dipindah ke sana,” ucap Kodari.
Baginya, di stadion yang masuk dalam wilayah militer TNI Angkatan Laut tersebut suasana kompetisi bisa dirasakan. Ini, jelas Kodari, karena adanya tribun yang bisa membuat penonton bisa menyaksikan pertandingan tersebut.
”Kalau di Lapangan ABC kan tidak ada tribun. Namun, kami juga masih menunggu surat resminya dari Asprov PSSI Jatim,” kata pelatih yang musim lalu menangani PSM Madiun di Liga 3 itu.
Sayang, salah satu pengurus Asprov PSSI Jatim saat dikonformasi tidak memberikan jawaban, Pesan singkat yang dikirim hanya dibaca.
Di musim ini, Persida serius mempersiapkan diri. Mereka mendatangkan Kodari sebagai pelatih kepala. Sosok ini pernah membawa Kabupaten Sidoarjo meraih emas di Pekan Olahraga Provinsi 2023 dan setahun kemudian sukses menjadi bagian staff kepelatihan ketika Jawa Timur menjadi juara Pekan Olahraga Nasional atau PON di Aceh-Sumatera Utara.
Dia akan dibantu Dolfinus yang dikenal bertangan dingin mengangkat tim ke level yang lebih tinggi. Di musim lalu, mantan pemain Gelora Dewata tersebut membawa Tornado Pekanbaru naik ke Liga 2 dan Sang Maestro Surabaya ke Liga 3. Kini, Torando Pekanbaru berganti menjadi Kendal Pekanbaru. Sementara Sang Maestro menjadi Persinab Nabire Sang Maestro, Papua Tengah.
Di deretan pemain, Kodari mengusung pemain PSM Madiun dengan dipadukan beberapa pemain muda dari Tim Pekan Olahraha Provinsi 2023 dan 2025. (sip)
