Bek kiri Porsid FC Arif Putra (kanan) menendang bola jauh dari wilayahnya saat menghadapi ISA di Lapangan Pagerwojo. Bek kiri Porsid FC Arif Putra (kanan) menendang bola jauh dari wilayahnya saat menghadapi ISA di Lapangan Pagerwojo.

Sidoarjo I PINGGIR LAPANGAN – Porsid Football Club layak dapat acungan jempol. Klub dari Desa Sidokepung, Buduran, tersebut hanya kalah 0-1 (0-1) dari Indonesia Soccer Academy dalam pertandingan Piala Suratin U-15 Askab PSSI Sidoarjo Grup D yang dilaksanakan di Lapangan Pagerwojo, Buduran, Minggu (25/5/2025).

Bek kiri Porsid FC Arif Putra (kanan) menendang bola jauh dari wilayahnya saat menghadapi ISA di Lapangan Pagerwojo.

Kekalahan tipis ini termasuk di luar dugaan. Ini dikarenakan Porsid hanya sebuah klub desa yang baru dua tahun terafiliasi oleh PSSI, baik Askab Sidoarjo dan Asprov Jawa Timur. Beda jauh dengan lawannya. Bahkan, pemain Tim Indonesia Marselino Ferdinan di masa kecilnya juga pernah bergabung di ISA.

‘’Lawan labelnya akademi, kami hanya klub dari kampung. Tapi di lapangan, para pemain Porsid tidak ada gentarnya,’’ kata pelatih Porsid U-15 Hadi Sasonko usai pertandingan.

Ya, selama 2×35 menit itu, Porsid, jelasnya, lebih banyak menguasai pengusaan bola. Sayang, kelengahan sedikit membuat Indonesia Soccer Academy bisa mencetak gol.

‘’Tidak ada yang salah, semua pemain sudah berusaha maksimal. Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi kami,’’ tambah Manajer Porsid U-25 Sapto Arif Prihantono.

Selain itu, beberapa pemain pilar yang sudah dipersiapkan ke Piala Suratin U-15 Askab Sidoarjo tidak bisa diturunkan. Ini disebabkan keterlambatan anak asuhnya dalam menyelesaikan administrasi di sistem SIAP.

‘’Semoga di pertandingan kedua, mereka sudah bisa turun semua,’’ tambah Manajer Porsid Sapto Arif Prihantono.

Porsid akan kembali turun Kamis (29/5/2025) menghadapi Spartak FC Krian. Pada pertandingan pertamanya, tim tersebut kalah telak 0-3 dari New Star Salam. Kemenangan itu membuat NSS sementara menjadi pemuncak klasemen Grup D.

Askab PSSI Sidoarjo sudah mulai menggelar Piala Suratin U-13 dan U-15 di dua lapangan. Selain di Lapangan Pagerwojo, ajang pembinaan sepak bola dini tersebut juga dilaksanakan di Lapangan Sumorame.

Di Piala Suratin U-13 diikuti oleh 16 kesebelasan. Dengan dibagi menjadi empat grup dan setiap grup diisi oleh empat tim. Grup A dihuni oleh Deltras FC, Tunas Jaya Sepande, Putra Jabon, dan Porras FC. Untuk Grup B bersaing Indonesia Soccer Academy, Putra Manggala, Forsgi, dan Prambon FC. Sedangkan Gelora Putra Delta, Pendowo Academy, Satria Muda, dan New Star Salam atau NSS ada di Grup C. Untuk Grup D berisikan Sinar Harapan, Bintang Putra Sidoarjo, Tora FC dan Sikatan Muda.

Untuk Piala Suratin U-15 Askab PSSI Sidoarjo diikuti peserta lebih banyak yakni 18 kesebelasan. Di Grup A berisikan Satria Muda, Bakalan FC, Porass  FC, dan Tora FC. Sedangkan Grup B yang disebut senbagai grup neraka bersaing lima kesebelasan yakni Deltras FC, Sinar Harapan, Bintang Putra Sidoarjo, Gelora Putra Delta, dan Sidoarjo FC. Sementara Forsgi, Tunas Jaya Sepande, Taruna Muda, Prambon FC, dan Putra Manggala ada di Grup C. Untuk Grup D seperti disebutkan di atas terdiri Indonesia Soccer Academy, Porsid, Ortak, dan New Star Salam. Juara dari masing-masing kelompok akan mewakili Kabupaten Sidoarjo di tingkat provinsi.  (sip)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *