Sidoarjo I PINGGIR LAPANGAN – Tiga kali bertemu dengan Basoka, Buduran Football Club atau Buduran FC tak pernah kalah. Bahkan, mereka juga belum pernah ditahan imbang atas lawannya tersebut.

Terakhir Buduran FC menang 3-1 (1-1. 0-0, 2-0) atas Basoka dalam uji coba di Lapangan Arhanudse, Sruni, Gedangan, Sidoarjo, Minggu sore (25/5/2025). Dalam pertandingan tersebut, Buduran FC sempat tertinggal lebih dulu. Sebelum akhirnya tembakan sudut Purwanto Messi berubah arah setelah ditanduk pemain belakang Basoka dan membuat pertandingan imbang 1-1.
Pada babak kedua, Buduran FC yang mayoritas pemainnya berusia 45 ke atas menahan imbang Basoka. Sebelum akhirnya di babak ketiga, Buduran yang diasuh pelatih berlinsesi A, Adi Putra Setiawan, unggul dua gol melalui gol pemain yang akrab disapa Madura dan Purnomo Messi lagi.
‘’Alhamdulillah, data yang ada di kami, kemenangan sore ini adalah yang ketiga dari tiga kali pertemuan. Sebenarnya lawan juga bagus namun masih bisa kami redam,’’ ucap Setiawan, sapaan karib Adi Putra Setiawan.
Bahkan, seharusnya, lanjut dia, anak asuhnya bisa mencetak lebih banyak. Sayang di babak pertama, beberapa peluang gagal dituntaskan menjadi gol oleh Mardiyanto dan Purwanto. Begitu juga di babak kedua, dengan pemain mayoritas berusia di atas 50 tahun, serangan yang dipimpin langsung Setiawan belum berbuah gol.
Nah, barulah di babak ketiga, dua gol mampu diceploskan Duro, sapaan karib penyerang Buduran FC, dan Purwanto yang kembali dipercaya turun di babak ketiga. Begitu juga dengan masuknya Rochmad. Pemain yang juga abdi negara di Pemkab Sidoarjo tetrsebut membuat lini tengah timnya semakin hidup.
‘’Bagi kami mengejar menang tapi silaturahmi yang utama. Sekalian ini menyetel pemain di atas usia 50 untuk turun di Piala Pesawad awal Juni,’’ jelas Setiawan juga juga mantan pelatih Deltras saat berada di Liga 2 tersebut.
Ya, Buduran FC adalah salah satu komunitas penggemar sepak bola yang begitu menjamur di Surabaya Raya. Menariknya, komunitas ini hidup dari iuran pemain dan dikelola sendiri dan sudah bertahan lima tahun lebih. Jumlah anggotanya pun termasuk banyak.
”Kalau datang semua bisa mencapai seratus pemain. Dikarenakan kesibukan dalam setiap latihan biasanya 40 orang,” papar Samsul Anam, kapten Buduran FC. (sip)
