Pelatih Kepala Tim Sepak Bola Sidoarjo Proyeksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 Kodari Amir (kanan) mengawasi anak asuhnya berlatihPelatih Kepala Tim Sepak Bola Sidoarjo Proyeksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 Kodari Amir (kanan) mengawasi anak asuhnya berlatih
Pelatih Kepala Tim Sepak Bola Sidoarjo Proyeksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 Kodari Amir (kanan) mengawasi anak asuhnya berlatih

Sidoarjo I PINGGIR LAPANGAN – Tim sepak bola Sidoarjo proyeksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 mulai terbentuk. Bahkan, mereka sudah memastikan pemain-pemain yang akan membela Kota Udang, julukan Kabupaten Sidoarjo, dalam ajang dua tahunan yang akan dilaksanakan di Malang Raya itu.

‘’Kami dari tim pelatih sudah mencoret sembilan pemain pada Sabtu lalu. Semula ada 35 pemain, sekarang tinggal 26 saja,’’ kata Pelatih Kepala Tim Sepak Bola Sidoarjo Proyeksi Porprov 2025.

Para pemain yang dicoret itu, ujarnya, murni karena kalah bersaing dengan rekan-rekannya. Di antara nama-nama itu ada juga karena usianya masih terlalu muda.

Pencoretan tersebut dilakukan setelah Tim Proyeksi Porprov Sidoarjo 2025 tersebut menggelar uji coba dengan Tim Porprov 2023. Dari pertandingan yang dimenangkan 5-4 tersebut juga menjadi pertimbangan dalam memulangkan para pemain tersebut.

Selaim itu, ujar Kodari, adanya kelebihan, papar mantan pelatih PSM Madiun di Liga 3 2024/2025 itu, agar ada persaingan. Menurutnya, jika hanya 24, pemain yang ada akan merasa berada di zona nyaman.

”Kalau 26 bisa juga terjadi pergantian pemain, istilahnya semua belum aman masuk ke 24 dan didaftarkan ke KONI Kabupaten Sidoarjo,” terang lelaki yang pada 2024 menjadi staf pelatih Tim Sepak Bola Jawa Timur yang sukses meraih emas itu.

Menariknya, dalam latihan yang dilaksanakan di Stadion Jenggolo itu, tampak Nus Yadera. Dia ikut menyaksikan Kodari memimpin anak asuhnya berlatih.

‘’Beliau adalah guru saya. Saya harapkan kehadirannya bisa membantun persiapan Tim Porprov Sidoarjo,’’ ujar Kodari yang juga pernah bermain sekaligus menjadi pelatih bersama Nus.

Hanya, pada latihan itu, tidak semua pemain yang sudah lolos seleksi tahap akhir tersebut bisa hadir. Mereka, ucap Kodari, absen karena tengah mengikuti ujian di sekolah.

‘’Lagi musimnya ujian. Kami memberi kesempatan kepada mereka untuk ke sekolah,” lanjut Amir. (sip)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *