Penyerang Waras FC Dewa Hadinata (kanan) berebut bola dengan kiper Unesa di Lapangan Unesa Rabu lalu.Penyerang Waras FC Dewa Hadinata (kanan) berebut bola dengan kiper Unesa di Lapangan Unesa Rabu lalu.
Penyerang Waras FC Dewa Hadinata (kanan) berebut bola dengan kiper Unesa di Lapangan Unesa Rabu lalu.

Surabaya I PINGGIR LAPANGAN – Waras FC mendapat kehormatan. Komunitas wartawan penggemar sepak bola tersebut diundang bertanding melawan Unesa FC di Lapangan Unesa, Surabaya, Rabu (29/5/2025).

Meski bertanding sebagai tim tamu, Waras mampu memberikan perlawanan kepada tim tuan rumah yang dipimpin Profesor Jarwanto tersebit. Hasilnya, Waras FC harus mengakui ketangguhan Unesa dengan skor 6-8.

”Kami tak melihat menang kalah, silaturahmi yang utama. Sebuah kehormatan Waras diundang oleh Unesa,” kata Manajer Waras FC Agus.

Dalam pertandingan yang dipimpin wasit Supadi yang juga announcer sepak bola terkenal di Surabaya itu, Waras sempat unggul terlebih dulu. Umpan matang Dewa Hanidata mampu diselesaikan dengan baik oleh Viki Arvani. Namun, gol tersebut harus dibayar mahal. Dewa mengalami cedera yang membuatnya harus ditarik keluar karena cedera.

Kehilangan Dewa berpengaruh besar kepada Waras. Serangan yang dibangun terlihat kendur. Kondisi mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Unesa. Mengandalkan mantan penyerang Bali United U-20 yang terakhir menjadi pelatih Unesa FC di Liga 4 Jatim 2024/2025 Dewa, tuan rumah melancarkan serangan bergelombang. Hebatnya, salah satu gol Unesa FC dicetak Wakil Rektor IV Dr Dwi Cahyo Kartiko.

”Wah, kami dapat lawan sepadan. Senang juga kami kedatangan teman-teman jurnalis,” ungkap Jarwanto, pembina Unesa FC yang pernah duduk sebagai Wakil Rektor Unesa tersebut.

Menurutnya, Unesa FC yang dibinanya rutin berlatih setiap Rabu sore. Bahkan, setiap pekan, timnya selalu kedatangan lawan.

”Para legenda sepak bola Surabaya dan Indonesia sering main ke Lapangan Unesa ini,” pungkasnya. (sip)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *