SIDOARJO I pinggirlapangan – Partai penentuan akan dijalami dua tim Kabupaten Sidoarjo, Persida dan Deltras, di ajang Piala Suratin U-17. Mereka bakal kembali turun lapangan di babak penyisihan Grup J Zona Jatim.
Kemenangan menjadi harga mati bagi keduanya. Ini dikarenakan di pertandingan pertamanya, Laskar Jenggolo Muda, julukan Persida U-17, dan The Lobster Muda, julukan Deltras U-17, menelan kekalahan. Persida dipermalukan Akor FC dari Kabupaten Jombang dengan skor 2-3. Sementara Deltras ditumbangkan Simo Putra dengan skor 1-2.
Menariknya, dalam kedua pertandingan tersebut, kedua wakil Kota Udang, julukan Kabupaten Sidoarjo, unggul dulu. Persida sempat unggul 2-0 dan Deltras menang duluan 1-0.
”Saya juga nggak mengerti. Kenapa Persida yang sudah unggul 2-0 dan unggul jumlah pemain bisa kalah,” kata Pengamat sepak bola Sidoarjo Gatot Mulbajadi kepada PINGGIR LAPANGAN.
Meski dia menyadari waktu persiapan yang tergolong singkat bisa menjadi penyebab. Hanya, itu bisa ditangkal kalau mempunyai strategi yang jitu.
”Saya pribadi melihat dan menganalisis, pola yang dipakai membingungkan. Persida mau 3-5-2 atau 4-4-2, itu yang tidak jelas,” jelas pelatih senior di kancah sepak bola Jawa Timur itu.
Gatot mempertegas bahwa kemenangan menjadi harga mati saat menghadapi Suryanaga Connection Kota Surabaya di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, Sabtu (12/7/2025).Hanya, sosok yang pernah sukses mengangkat sebuah tim di Blitar menjadi juara Liga 3 itu mengingatkan bahwa tim asal Kota Pahlawan, julukan Kota Surabaya, itu tak boleh diremehkan. Apalagi, dalam pertandingan terakhir, anak asuh mantan pemain Persebaya Surabaya Cukup Ageng itu mampu menahan imbang Simo Putra, tim penakluk Deltras.
”Postur pemain dan juga bermain Suryanaga cukup bagus,”ucap Gatot.
Deltras sendiri optimistis bisa mendulang tiga angka. Bagi mereka, kemenangan akan membuka peluang melangkah ke fase 32 besar.
”Semoga Insya Allah diberi kemenangan,” tulis Rendi singkat. (*)
