SIDOARJO I pinggirlapangan– Kemenangan Akor Football Club atas Persida Sidoarjo akan selalu diingat oleh pelatihnya, Samsul Arifin. Bukan karena comeback anak asuhnya yang awalnya tertinggal dua gol bisa menang 3-2 dalam lanjutan pertandingan Piala Suratin U-17 Grup J di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, Kamis siang (10/7/2025) saja.
Tapi ada hal lain yang menjadikan pertandingan melawan Persida selalu ada di memori Samsul. Apa itu? ‘’Mereka ingin merayakan ulang tahun saya. Tahun ini, saya berusia 43 tahun,’’ ungkap Samsul.
Bahkan, perayaan ulang tahunnya sempat membuat heboh Stadion Jenggolo. Para pemain dan ofisial Akor menaburi wajah dan sekujur tubuh Saamsul dengan tepung.
Akibatnya, mukanya menjadi tertutup warna putih. Namun, Samsul mengaku tak marah.
Tak seperti biasanya juga, dalam pertandingan melawan Persida, istri dan kedua anaknya ikut hadir. Termasuk juga sang ibu.
Sayang, Samsul harus tergesa-gesa pulang ke Jombang. Alasannya, dia ada acara sore hari.
‘’Ada acara tahlilan. Maaf, saya segera balik ke Jombang,’’ jelas Samsul.
Samsul sendiri termasuk pelatih yang dipercaya di Jombang. Di tahun ini saja, dia dipercaya memang beberapa tim. Di pentas Liga 4, Samsul menjadi pelatih Akor FC. Tak lama berselang, dia menjadi arsitek tim bagi kesebelasan Kabupaten Jombang yang berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 di Malang Raya.
Sebagai pemain, Samsul pernah membela beberapa klub. Mulai dari Persipur Purwodadi (Jawa Tengah), Persiraja Banda Aceh (Aceh), dan Persik Kediri.
‘’Di Persik saya bermain musim 2011-20212,’’ ujarnya.
Di Piala Suratin U-17 Grup J, Akor Jombang menjadi pemuncak klasemen sementara. Kans lolos ke babak berikut sangat terbuka. (sip)
