Gelandang Persebaya Fransisco Rivera membayangi pemain Persik di laga uji cpba di Stadion Gelora 10 November Jumat sore (25/7/2025).Gelandang Persebaya Fransisco Rivera membayangi pemain Persik di laga uji cpba di Stadion Gelora 10 November Jumat sore (25/7/2025).

SURABAYA I pinggir lapangan – Setelah cukup lama tidak menggelar laga uji coba, Persebaya Surabaya akhirnya kembali turun ke lapangan. Sebelumnya, tim berjuluk Green Force itu sempat menjajal kekuatan tim Austria Barat All Stars di Australia pada 9 Juli 2025 dan meraih kemenangan 2-0.

Sejak laga tersebut, Persebaya belum melakukan pertandingan persahabatan lagi. Baru pada Jumat (25/7/2025), mereka kembali menjalani uji tanding menghadapi Persik Kediri—sesama kontestan Super League (sebelumnya Liga 1). Pertandingan digelar secara tertutup di Stadion Gelora 10 November, Tambaksari, Surabaya, dan berakhir dengan kekalahan tipis 0-1 bagi Persebaya.

Karena laga tidak terbuka untuk awak media, tidak ada pernyataan resmi dari tim tuan rumah mengenai jalannya pertandingan. Melalui unggahan di media sosial, Persebaya hanya menyampaikan bahwa laga tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan sebelum kompetisi Super League dimulai pada 8 Agustus. Mereka juga mengumumkan bahwa akan ada satu uji coba lagi sebelum laga resmi pertama.

Sikap serupa ditunjukkan Persik Kediri yang tidak merilis informasi detail mengenai jalannya laga, meskipun pertandingan ini merupakan duel Derby Jatim yang sarat gengsi dan digelar di stadion bersejarah bagi Persebaya.

Namun, warganet tetap memberikan komentar. Salah satunya, akun @the_king_of_kuelumpur menyoroti bahwa Persebaya kebobolan melalui penalti di penghujung laga. “Fokus sampai akhir pertandingan, jol (jangan lengah),” tulisnya. Kekecewaan juga diungkapkan akun @r4n.d1, “Lah kok remek masio uji coba,” yang mencerminkan rasa kecewa meskipun laga hanya bersifat persahabatan.

Meski begitu, semangat dukungan tetap hadir dari para suporter. Seperti ditulis akun @faisalfauzi27, “Kalah banyak pas uji coba gak masalah, justru dari kekalahan itu bisa jadi bahan evaluasi sebelum Super League dimulai.”

Sebelumnya, informasi mengenai uji coba ini sempat disampaikan oleh asisten pelatih Uston Nawawi. Namun, ia menegaskan bahwa laga ini bersifat tertutup dan tak boleh diliput media. Bahkan, lokasi pertandingan pun sempat dirahasiakan olehnya. “Secret and no media,” ujarnya dalam Bahasa Inggris. Uston memang tengah aktif mempelajari bahasa tersebut untuk mendukung komunikasi dengan pelatih kepala asal Spanyol, Eduardo Perez, serta para pemain asing lainnya. (sip)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *