SIDOARJO I pinggir lapangan – Banjir gol terjadi di pekan kedua Tunas Remaja Cup U50 2025. Indonesia Timur Gresik menang 8-0 atas PSG Sedati dalan pertandingan yang dilaksanakan di Lapangan Kepuh Kiriman, Tulangan Sidoarjo, Sabtu (26/7/2025).
‘’Kami hanya tim pinggiran,’’ kata Manajer Indonesia Timur Yohanes dengan nada merendah.
Kualitas pemain menjadi salah satu kunci dari tim yang dimanajer Yohanes tersebut. Bagaimana tidak, salah satu pemain di Indonesia Timur adalah kehadiran Jatmiko. Di masa mudanya, dia menjadi bagian dari Persebaya Surabaya saat menjadi juara Liga Indonesia musim 1996/1997.
Bahkan, saat final menghadapi Bandung Raya di Stadion Utama Senayan, Jakarta, sekarang Gelora Bung Karno, Jatmiko ikut tampil. Bahkan, salah satu umpannya (assist) mampu berbuah kemenangan dalam pertandingan yang akhirnya dimenangkan Green Force, dengan skor 3-1 itu. Bahkan, setelah dari Persebaya, dia sempat membela Persid Jember, PSIR Rembang, Persitara Jakarta Utara, dan PSS Sleman.
Tak heran, di usia 50 tahun, masih ada skill tinggi dari Jatmiko. Apalagi, di lini tengah Indonesia Timur, dia ditunjang dua pemain dengan stamina kuat, Muhaimin dan Ketut.
Namun di babak kedua nanti, Indoensia Timur bakal tak mudah untuk mengulangi pesta golnya. Ini dikarenakan mereka akan bertemu dengan sesama tim dari Kota Pudak, julukan Kabupaten Gresik, Benjeng FC. Di pertandingan setelah Indonesia Timur melawan PSG, Benjeng menang 2-1 atas tim tangguh dari Kabupaten Sidoarjo, Seduluran FC.
Tunas Remaja U-50 2025 merupakan kejuaraan sepak bola bagi para veteran yang terselenggara berkat dukungan Pemerintah Desa Kepuh Kemiri. Banyak legenda sepak bola Indonesia yang sudah turun di event tersebut. Selain Jatmiko, Nus Yadera yang lama membela Gelora Dewata Bali dan Joko Hariyanto, maskot Barito Putera di era 1990-an, berpeluh keringat ketika memperkuat Ortas Sepande, Candi. Mereka berkolaborasi dengan legenda Persik, Zainuri. Segelintir pemain Indonesia yang pernah berlaga di Liga Champions Asia saat memperkuat Macan Putih, julukan Persik, musim 2007. (sip)
