Pemain ASTI Kudus (kiri) dan 3 Boy sama-sama terjatuh dalam pertandingan Piala Presiden U15 Grup B di Lapangan Unesa Senin sore (29/9/2025).Pemain ASTI Kudus (kiri) dan 3 Boy sama-sama terjatuh dalam pertandingan Piala Presiden U15 Grup B di Lapangan Unesa Senin sore (29/9/2025).

SURABAYA I  pinggirlapangan– Akademi Sarana Talenta Indonesia (ASTI) Kudus masih menjaga peluang lolos ke Babak Delapan Besar Piala Presiden U15 2025. Dalam pertandingan kedua Babak Penyisihan Grup B yang dilaksanakan di Lapangan Universitas Negeri Surabaya atau Unesa, Lidah Kulon, Senin sore (29/9/2025), anak asuh Suharno tersebut ditahan imbang 0-0 oleh Tiga Boy Samarinda.

‘’Problem kami dalam pertandingan tadi adalah penyelesaian akhir. Ada beberapa peluang gagal menjadi gol,’’jelas Chief Executive Officer (CEO) Arif Budiyanto usai pertandingan.

Ya, ada dua peluang emas yang jika pemain ASTI Kudus lebih tenang, kemenangan bakal menjadi miliknya. Pertama adalah tandukan Caesar Akbar Dhana Setiawan melebar. Padahal, jika ayunan kepalanya tepat, jaring gawang Tiga Boy bakal bergetar.

Selain itu, para pemain ASTI Kudus, katanya, terbawa irama permainan lawan. Ini membuat karakter dan ciri khas permainan tim asal Kota Kretek, julukan Kudus, tidak keluar dengan optimal.

‘’Lawan mengandalkan bola-bola panjang. Sebenarnya, kami juga sudah mengantisipasi,’’ ujar Arif Budiyanto atau yang akrab disapa Ayi itu.

Dalam pertandingan terakhir yang dilaksanakan Selasa (30/9/2025) pagi, ASTI Kudus akan berjumpa dengan Bina Bangsa. Laga derby Jateng ini akan menentukan kepastian lolos ke delapan besar. Disebut derby Jateng karena Bina Bangsa berasal dari Brebes. Hanya  ketika di babak zona wilayah, tersebut mengikuti kualifikasi di Jawa Barat.

‘’Sebenarnya, imbang sudah membuat ASTI Kudus lolos. Namun, kami ingin menjadi juara grup,’’ papar Ayi, yang juga pernah membela Persiku Kudus Junior tersebut.

Artinya, tiga angka bakal dikejar. Untuk itu, usai pertandingan pelatih ASTI Kudus Suharno  langsung menekankan kepada anak didik untuk bisa menjaga kondisi. Tujuannya agar Caesar dkk bisa tampil bugar saat menghadapi Bina Bangsa.

Dalam pertandingan pertamanya, ASTI Kudus menang 1-0 atas POPB Jakarta. Sementara di pertandingan sebelumnya, Bina Bangsa menang atas Tiga Boy dan bermain imbang tanpa gol dengan POPB Jakarta.

Piala Presiden U15 2025 ini diikuti oleh 16 kesebelasan. Mereka adalah para juara tiap zona yang dilaksanakan di 16 tempat atau zona.

ASTI Kudus sendiri merupakan akademi sepak bola yang bermarkas di Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Siswa akademi ini jumahnya mencapai ratusan. Segudang prestasi telah diukir mereka dengan menjadi juara di berbagai event kelompok umur, baik tingkat regional maupun nasional. (sip)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *