
Sidoarjo I PINGGIR LAPANGAN – Persida Sidoarjo masih tenang-tenang menghadapi Piala Suratin U-17. Padahal, daerah lain sudah melakukan seleksi. Bahkan, Kota Surabaya sudah menentukan pemain yang akan berlaga di ajang tahunan tersebut.
”Yang pasti Persida akan ikut dan kami juga sudah mendaftar. Hanya, kabarnya Piala Suratin U-17 juga mundur waktu pelaksanaan setelah Porprov,” ucap Ketua Askab PSSI Sidoarjo Terpilih Periode 2025-2029 Puji Daryo pada Minggu siang (15/6/2025).
Bahkan, dia menegaskan Laskar Jenggolo Muda, julukan Persida U-17, tidak asal ikut. Mereka, jelas Puji, punya target dalam Event yang tahun ini diperuntukan bagi pemain kelahiran 2008-2009 tersebut.
”Jelas kami targetkan untuk Piala Suratin 2025. Kami sudah mempunyai rancangan untuk menuju ke sana,” papar lelaki yang juga Kepala Desa Wunut, Porong, tersebut.
Di antaranya dalam seleksi nanti akan dilakukan secara terbuka. Dalam artian, tambah Puji, Askab PSSI Sidoarjo akan mengundang semua klub anggota Askab PSSI Sidoarjo dan sekolah sepak bola atau SSB Terafiliasi untuk mengirim pemain-pemain terbaiknya.
”Pastinya kami harus beda dengan yang dulu-dulu. Kami punya bidang kepelatihan yang harus dilibatkan dalam perencanaan,” tegas Puji yang juga pernah menjadi pemain di klub legendaris Surabaya, Assyabaab, tersebut.
Selain itu, mantan kapten Tim Nasional (Timnas) Indonesia Fakhri Husaini juga akan dilibatkan. Pertimbangannya, lelaki yang sekarang tinggal di kawasan Wage, Kecamatan Taman, itu siap membantu.
Pada Piala Suratin U-17 tahun lalu, Persida melangkah hingga babak delapan besar. Langkah tim yang diasuh Muarip dan Budi Santoso itu dihentikan oleh Persedikab Kabupaten Kediri.
Sebelumnya, Persida pernah menjadi tim yang disegani di lingkup Jawa Timur. Bahkan, tim tersebut pernah menjadi juara di provinsi paling timur Pulau Jawa tersebut. (sip)
