
Sidoarjo I PINGGIR LAPANGAN – Masih ingat M. Jainal Ikhwan? Dia merupakan salah satu penyerang berbahaya di kompetisi sepak bola Indonesia di awal 2000-an.
Nama Jainal pun ada dalam starter utama saat Petrokimia Putra Gresik menjadi juara Divisi Utama, sekarang Liga 1, musim 2002. Bahkan, namanya masuk sebagai pemain Tim Nasional Indonesia di era tersebut.
Tapi, pada Minggu sore (15/6/2025) di Lapangan Sepande, Candi, Sidoarjo, Jainal bergabung dengan Buduran Football Club. Ternyata, pemain yang pernah menjadi rebutan Persebaya Surabaya dan Petrokimia Putra itu menyempatkan waktu untuk memenuhi undangan pihak Buduran.
Kehadiran pemain yang sekarang berusia 47 tahun itu membuat daya gedor anak asuh Adi Putra Setiawan tersebut menakutkan. Buktinya, Buduran menang 2-0 atas tuan rumah Tunas Jaya Sepande. Padahal lawan yang dikalahkan bukan tim sembarangan.
Di Tunas Jaya ada beberapa pemain yang pernah berlaga di kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia. Sebut saja Zainuri dan Jefri Dwi Hadi, dua pemain yang pernah bersama satu tim di Persik Kediri saat tampil di Liga Champions Asia 2007, dan ada juga legenda Barito Putera Joko Hariyanto. Selain itu ada pula gelandang pengangkut air Persekabpas Kabupaten Pasuruan di masa jayanya, Rosidi.
”Dua gol Buduran FC diciptakan oleh Sugianto Cino dan Jainal Ikhwan. Kehadiran Jainal memberikan pengaruh besar bagi kami,” kata Kapten Buduran FC Samsul Anam.
Memang tak salah, saat melawan KW FC Waru, Buduran mengganti semua pemainnya. Termasuk Jainal Ikhwan. Hasilnya, Buduran mengakui ketangguhan lawannya dengan 0-2. Sementara KW FC ditahan imbang oleh Tunas Jaya Sepande tanpa gol 0-0.
Pertandingan tiga tim atau trofeo ini diperuntukan bagi pemain berusia 45 atau bahkan 50 ke atas. Tujuannya untuk meningkatkan silaturahmi antara ketiga tim tersebut. Apalagi, selama ini, Buduran, Tunas Jaya, dan KW termasuk komunitas sepak bola usia lanjut yang disegani di kawasan Sidoarjo dan sekitarnya.
Selain itu, Buduran FC juga ditangani oleh pelatih berlisensi A, Adi Putra Setiawan. Pelatih yang akrab disapa Setiawan tersebut pernah menangani beberapa tim Liga 3 dan Liga 2, termasuk Deltras. Oleh Setiawan, Buduran dilatihnhya setiap Selasa sore di Lapangan Sidokepung. (sip)
