Legenda sepak bola Indonesia Widodo Cahyono Putro (tengah) saat hadir memberikan dukungan kepada Gresik Selection di Lapangan Wonokasian, Sidoarjo, Jumat sore (19/9/2025).Legenda sepak bola Indonesia Widodo Cahyono Putro (tengah) saat hadir memberikan dukungan kepada Gresik Selection di Lapangan Wonokasian, Sidoarjo, Jumat sore (19/9/2025).

SIDOARJO I pinggirlapangan – Gresik Selection nyaris mempermalukan tuan rumah BMW. Bermain di kandang lawan, Lapangan wonokasian, Wonoayu, Sidoarjo, mereka menahan imbang 1-1 (0-0, 0-0, 1-1).

Bahkan, dalam pertandingan berdurasi 3×30 menit itu, Gresik Selection unggul lebih dulu. Umpan matang dari Fuad mampu dituntaskan Onong Marzuki menjadi gol.

Sayang, 10 menit kemudian, gawang Gresik Selection jebol. Tembakan keras penyerang BMW Lukman gagal dijangkau kiper Gresik Selection.

”Kami datang dengan materi pemain usia di atas 50 tahun. Sudah bagus bisa menahan imbang BWM di kandang sendiri bahkan kami sempat unggul,” jelas Kapten Gresik Selection Yohanes.

Dalam pertandingan tersebut, Gresik Selection diperkuat beberapa pemain legenda. Di antaranya mantan pemain Gelora Dewata, Nus Yadera, Jatmiko, pemain Persebaya Surabaya saat juara Divisi Utama 1996/1997, dan M. Khusen, mantan kapten Deltras.

Bahkan, legenda Timnas Indonesia, Widodo Cahyono Putro, ikut hadir. Pencetak gol terbaik Asia 1996 tersebut memberikan dukungan dari pinggir lapangan. Kehadiran Widodo pun ikut memacu semangat Yohanes dkk.

Biasanya, jelas Yohanes, selain Widodo, beberapa mantan pemain nasional dan mantan pemain Liga 1 sering datang membela Gresik Selection. Di antaranya, sebutnya, ada Anang Ma’ruf, mantan bek Persebaya dan Timnas Indonesia, dan juga Agustiar ‘Ucok’ Batubara.

”Keduanya belum 50 tahun, jadi saya tidak menghubungi mereka,” tandas Yohanes. (sip)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *