
Sidoarjo I PINGGIR LAPANGAN – Tim sepak bola Kabupaten Sidoarjo proyeksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 kembali berlatih. Anak asuh Kodari Amir tersebut sempat libur dua hari, Kamis (4/5/2025) dan Jumat (5/6/2025).
”Iya anak-anak minta libur karena Puasa Arafah dan juga Jumatnya Idul Adha. Jadi, kami liburkan dua hari,” ungkap Amir.
Latihan kembali dilaksanakan Sabtu pagi (7/6/2025) di Stadion Jenggolo. Stadion itu menjadi tempat berlatih bagi Kiki dkk menghadapi ajang olahraga dua tahunan tersebut.
Selain itu, latihan itu juga akan dimanfaatkan untuk persiapan uji coba menghadapi Kota Batu. Rencananya, pertandingan tersebutb dilaksanakan di Kota Batu (11/6/2025).
”Kami sudah deal tentang uji coba itu,” jelas Amir yang tahun lalu sukses menjadi asisten pelatih Jatim dengan meraih medali emas d Pekan Olahraga Nasional (PON) tersebut.
Ini membuat uji coba melawan Kota Batu menjadi pertandingan kesekian bagi Sidoarjo melawan sesama Tim Porprov. Sebelumnya, mereka pernah menghadapi Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kota Malang, dan Kota Surabaya.
Hasilnya, dari semua uji coba tersebut, hanya Kota Pasuruan yang diasuh mantan pemain nasional Aris Budi Prasetiyo itu Sidoarjo kalah 0-1. Sedang melawan tim lain selalu memetik kemenangan. Kabupaten Pasuruan dikalahkan 0-2, Kota Malang ditundukan 0-1, dan terakhir Kota Surabaya dipermalukan dengan skor 1–2. Hebatnya, semua kemenangan itu dibukukan di kandang lawan.
Selain itu, di antara semua lawan itu, ternyata Kota Pasuruan sendiri yang tidak lolos ke Porprov 2025. Mereka sudah tersingkir di babak penyisihan grup, salah satunya oleh Kabupaten Pasuruan. Sedang Kota Malang dan Kota Batu langsung ke babak utama karena status tuan rumah.
Sementara, Sidoarjo langsung lolos ke putaran final dengan status juara bertahan atau meraih emas. Dalam pertandingan final, Muhammad Yoga dkk mengalahkan Kabupaten Kediri. Materi Sidoarjo akhirnya juga menjadi pilar Jawa Timur di PON 2024.
Hanya, persiapan kali ini beda dengan dua tahun lalu. Penyebabnya, anggaran untuk menghadapi Poprov 2025 belum turun. Penyebabnya, kepengurusan Askab PSSI Sidoarjo hasil Kongres Luar Biasa sebulan lalu belum disahkan oleh KONI Kabupaten Sidoarjo. (sip)
