Kiper Ortas Sepande Ari Kurniawan hendak melemparkan bola ke rekannya saat melawan PSM Modong di babak perempat final Tunas Remaja Cup U50 2025 Sabtu (2/8/2025).Kiper Ortas Sepande Ari Kurniawan hendak melemparkan bola ke rekannya saat melawan PSM Modong di babak perempat final Tunas Remaja Cup U50 2025 Sabtu (2/8/2025).

SIDOARJO I pinggir lapangan – Sebutan pahlawan layak diberikan kepada Ari Kurniawan. Selain piawai menjaga gawang Ortas  Sepande di Tunas Remaja Cup U50 2025, dia ikut menentukan lolosnya tim tersebut lolos ke babak final.

Selama 2×30, gawang Ari tak bisa dijebol oleh lawannya, PSM Modong, Tulangan, dalam pertandingam babak perempat final yang dilaksanakan di Lapangan Kepuh Kemiri, Tulangan, Sidoarjo, Sabtu (2/8/2025). Saat adu penalti, mantan kiper Gelora Dewata Bali, Deltras Sidoarjo, Persekabpas Kabupaten Pasuruan, dan Persiram Raja Ampat Papua itu dua kali  menahan tembakan pemain PSM. Bahkan, saat dipercaya sebagai eksekutor kelima, Ari mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

‘’Ari bermain sangat bagus. Bukan hanya sebagai kiper tapi juga penendang,’’ puji kapten Ortas Sepande Zainuri usai pertandingan.

Ari sendiri mengaku tak melakukan persiapan khusus selama tampil di Tunas Remaja Cup U50 2025. Dia hanya menjaga kondisi dengan jogging di sekitar rumahnya di Pondok Jati.

‘’Ya, main nebak saja ke mana penendang Modong mengarahkan. Alhamdulillah, dua mampu saya gagalkan,’’ ungkap bapak tiga anak ini.

Di waktu normal, sebenarnya Ortas Sepande lebih mendominasi pernainan. Lini tengah yang digalang legenda Barito Putera Joko Haryanto dan mantan pemain BPD Jateng Gatot Ismawan mampu mengusai permainan. Mereka mampu menjadi pendukung yang pas bagi legenda Persik Kediri Zainuri di lini depan. Penampilan apik ketiganya memaksa andalan PSM Modong yang juga pernah membela Mitra Surabaya dan Persijap Jepara Kodari Amir harus bekerja keras membendung aliran bola tim dengan slogan Anti Loro Ati (Pantang Sakit Hati) tersebut.

Sayang, beberapa kali peluang emas gagal dituntaskan menjadi gol. Termasuk peluang matang yang didapat pemain pengganti Supriyanto Corong yang tinggal berhadapan dengan kiper PSM Modong.

Corong pula satu-satunya penendang Ortas Sepande yang gagal menjalankan tugas. Tembakannya terlalu pelan sehingga mudah dibaca kiper lawan. Sementara selain Ari Kurniawan, penendang Ortas Sepande, Gatot Ismawan, Joko Haryanto, dan Zainuri membuat gawang bergetar karena gagal ditangkap kiper lawan, Sugiarto.

Di babak semifinal yang dilaksanakan Sabtu (9/7/2025), Ortas Sepande bakal berjumpa dengan Putra Merdeka dari Tanggul, Krian. Di perempat final, mereka menang 2-0 atas Ortas Sukodono.

Sementara perempat final lain baru dilaksanakan Minggu (3/8/2025) dengan mempertemukan dua tim asal Gresik, Indonesia Timur Gresik melawan Benjeng FC. Satu lagi Ngoro All Star Kabupaten Moojokerto dan All Star Wonoayu.

‘’Semua tim kekuatannya berimbang. Pasti akan seru pertandingan perempat final  Minggu,’’ ucap Ketua Panpel Tunas Remaja Cup U50 2025 Aruman.

Tunas Remaja Cup U50 2025 sendiri merupakan turnamen bergengsi.  Event yang  didukung oleh Pemerintah Desa Kepuh Kemiri ini diikuti para legenda sepak bola nasional. Selain Zainuri, Gatot Ismawan, Joko Haryanto, dan Kodari Amir, ada nama Jatmiko mantan pemain Persebaya yang membela Indonesia Timur. Bahkan, kabarnya Indonesia Timur yang dimanajeri Yohanes itu bakal membawa striker legendaris Indonesia dan pernah menyandang status pencetak gol terbaik Asia 1996 Widodo Cahyono Putro. (sip)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *