SIDOARJO I pinggirlapangan– Catatan apik Persida Sidoarjo di laga uji coba patah. Setelah empat kali tak terkalahkan, anak asuh Kodari Amir itu akhirnya harus menelan pil yang sangat pahit.
Bagaimana, selain untuk kali pertama kalah, hasilnya pun sangat memalukan. Persida kalah telak 0-3 (0-1) di kandang sendiri dari Persekabpas Kabupaten Pasuruan dalam pertandingan uji coba yang dilaksanakan di Stadion Jenggolo pada Sabtu pagi (6/11/2025).
‘’Pemain Persida tampil tidak seperti empat pertandimgan sebelumnya. Mainnya kurang ngotot dan tidak ada greget,’’ keluh Kodari.
Dia menilai, penampilan jelek itu salah satu faktornya karena stamina anak asuhnya tidak sesuai harapan. Apalagi, ada beberapa pemain Laskar Jenggolo, julukan Persida, yang absen selama beberapa hari dan baru ikut bergabung dua hari sebelum pertandingan melawan Laskar Sakera, julukan Persekabpas.
‘’Kami mendapat banyak pelajaran dari kekalahan ini. Banyak hal yang harus dibenahi sebelum tampil di ajang Kompetisi Liga 4,’’ jelas Kodari.
Pelatih PSM Madiun dua musim terakhir itu mengaku mendapat banyak pelajaran. Bagi Kodari, lebih baik kalah di uji coba daripada di ajang resmi nanti.
‘’Persekabpas memang kastanya di atas kami. Tapi itu bukan alasan karena Persida juga pernah menghadapi Gresik United dan Rans Nusantara,’’ lanjut Kodari.
Ya, saat menghadapi kedua tim itu, hasil yang diraih anak asuhnya cukup memuaskan. Gresik United dikalahkan 1-0 dan Rans Nusantara ditahan imbang 1-1. Kedua pertandingan tersebut dilaksanakan di kandang lawan.
‘’Tapi saat melawan Persekabpas, karakter bermain Persida seperti melawan Gresik United dan Rans hilang sama sekali,’’ ucap Kodari.
Bahkan, latihan keras yang dijalani pun tak ada bekas. Akibatnya, Husnuzon dkk tampil leluasa dan bisa mengusai permainan.
‘’Sebenarnya, kalau kami bisa cetak gol dulu melalui Aldi, mungkin bisa beda ceritanya. Tinggal kasihkan ke Sandro yang berdiri bebas, malah ditendang dan out,’’ papar Kodari.
Kodari kembali mengingatkan agar pemainnya bisa belajar banyak dan mengambil manfaat usai dipermalukan Laskar Sakera. Dia tak ingin hal serupa terjadi pada kompetisi Liga 4 Jawa Timur yang rencananya dilaksanakan Desember. (sip)
