Pemain Porsid FC Rendi (kiri) menguasai bola saat menghadapi Sidoarjo FC dalam Liga Sidoarjo U-15 2025.Pemain Porsid FC Rendi (kiri) menguasai bola saat menghadapi Sidoarjo FC dalam Liga Sidoarjo U-15 2025.

SIDOARJO I pinggirlapangan – Awal manis bagi Porsid Football Club di Liga Sidoarjo U-15 2025. Anak asuh Sapto Arif Prihantono tersebut memetik kemenangan 2-1 (1-1) atas tuan rumah Sidoarjo FC di Lapangan Sadang, Taman, Minggu (14/9/2025).

Satrya Putra Ahmad menjadi penentu kemenangan Porsid.  Aksi individunya di menit 45 mampu menjebol gawang lawan. Setelah sebelumnya, Sidoarjo mampu menyamakan kedudukan 1-1.

Sebenarnya, Porsid sudah unggul dulu ketika tembakan Azzah Rabel Kis Jatmiko gagal dijangkau kiper. Namun, saat babak pertama tinggal beberapa menit, Sidoarjo FC mencetak gol memanfaatkan kesalahan pemain belakang Porsid.

‘’Pemain kami kaget ketika Sidoarjo FC melakukan serangan karena sepanjang babak pertama mereka tidak membahayakan gawang kami,’’ ujar Sapto, sapaan karib pelatih Porsid Sapto Arif Prihantono.

Di jeda pertandingan, mantan pemain Persida Sidoarjo Junior dan Persipur Purwodadi tersebut menekankan kepada anak didiknya untuk tidak meremehkan lawan. Selain itu, dia mengingatkan agar setiap peluang diusahakan bisa menjadi gol.

‘’Di babak pertama, tiga peluang emas gagal dituntaskan. Ini menjadi evaluasi kami untuk pertandingan-pertandingan berikut,’’ tambah Manajer Porsid, Supriono.

Diakuinya, Laskar Sapu Jagad Muda, julukan Porsid, sempat dipandang sebelah mata. Terbukti, Sidoarjo FC sempat menurunkan beberapa pemain pelapis. Namun, ketika tertinggal satu gol, barulah tuan rumahg menurunkan pemain-pemain pilarnya.

Meski memetik kemenangan, tapi Porsid belum bisa memimpin klasemen sementara. Hasil dari pertandingan pekan perdana Liga Sidoarjo U-15 2025 menempatkan Diklat Putra Bangsa di posisi teratas berkat kemenangan 4-0 atas Putra Jabon.

‘’Kami tetap akan melakukan evaluasi meski mampu menang telak. Saya akan benahi kelemahan-kelemahan yang masih ada,’’ ucap Pelatih Diklat Putra Bangsa Ferry Riski.

Pelatih berlisensi B itu menambahkan, pertandingan-pertandingan berikut diperkirakan semakin berat. Untuk itu, dia ingin anak asuhnya bisa menjalankan intruksi yang diberikan.

‘’Diklat Putra Bangsa akan memannfaatkan Liga Sidoarjo ini juga untuk menambah pengalaman bertanding anak-anak,’’ ujar pelatih yang musim lalu menangani Tim Elite Pro Academy (EPA) Madura United tersebut.

Liga Sidoarjo sendiri merupakan ajang yang diikuti oleh klub ataupun SSB dan akademi sepak bola yang ada di Kota Udang, julukan Kabupaten Sidoarjo. Event ini tidak hanya menggelar U-15 tapi juga di bawah usia 9 tahun dan 11 tahun. (sip)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *