Pemain Fam's Lamongan saat tampil di Lapangan Sidokepung, Buduran, Sidoarjo, pada Sabtu malam.Pemain Fam's Lamongan saat tampil di Lapangan Sidokepung, Buduran, Sidoarjo, pada Sabtu malam.

SIDOARJO I pinggirlapangan– Porsid Football Club kedatangan tamu spesial. Mereka melakukan pertandingan uji coba dengan Fam’s dari Lamongan di Lapangan Desa Sidokepung, Buduran, Sidoarjo, Sabtu malam (13/9/2025).

Hasilnya, tuan rumah harus mengakui keunggulan lawan dengan 2-0 (0-0, 0-1, 0-1, 0-0). Pertandingan dilaksanakan dalam empat babak dengan tiap babak berdurasi 30 menit.

‘’Teman-teman sangat senang bisa bermain di sini. Mereka mengatakan lapangannya sangat spesial dan juga dengan penerangan yang sangat terang,’’ Sugih Hutomo Pringgodiego, kapten Lamongan Fam’s, usai pertandingan.

Ya, tak bisa dipungkiri, Lapangan Sidokepung disebut-sebut salah satu lapangan sepak bola terbaik di Kabupaten Sidoarjo. Perawatan yang rutin membuat tektur tanah dan rumput memanjakan tim ataupun komunitas yang akan bertanding dan berlatih di tempat tersebut.

Nilai plus itu semakin bertambah dengan adanya penerangan. Apalagi, baru saja pihak pengurus Porsid menambah jumlah lampu yang membuat Lapangan Sidokepung semakin terang dan layak untuk pertandingan pada malam hari.

Diego juga memuji semangat rekan-rekannya. Banyak di antara mereka, ungkap Diego, sapaan karib Sugih Hutomo Pringgodiego, berangkat langsung dari rumahnya di Lapangan yang berjarak hampir 40 kilometer dari Lapangan Sidokepung.

‘’Namun semua terbayar dengan sambutan rekan-rekan Porsid dan kualitas lapangan,’’ jelas Diego.

M. Soleh, yang mewakili pihak Porsid, juga mengucapkan terima kasih kepada tamunya. Meski sempat ada gesekan namun, paparnya, tak mengurangi semangat sportivitas pertandingan.

‘’Yang penting silaturahmi bertambah dengan kehadiran rekan-rekan dari Lamongan ini,’’ jelas Soleh yang bekerja di salah satu mini market besar di Indonesia itu.

Porsid sendiri adalah sebuah kesebelasan yang sudah terafiliasi dengan Asprov Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jatim dan juga Askab Sidoarjo. Kesebelasan yang diketuai Priyo Fachrudin ini juga terus melakukan regenerasi. Caranya dengan mengaktifkan sekolah sepak bola. Mereka berlatih rutin setiap Senin, Rabu, dan Jumat sore serta Minggu pagi.

Dengan terdaftar dan terafiliasi, Porsid sudah bisa mengikuti pertandingan Piala Suratin U-13 dan U-15. Ini menjadi keunggulan dibandingkan dengan tim sejenis yang ada di sekitar Desa Sidokepung. (sip)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *