Penyerang Buduran FC Dwi Ristanto alias Wiryo (kanan) mencoba melewati pemain Persekab Keboansikep dalam pertandingan uji coba Sabtu sore (143/9/2025) .Penyerang Buduran FC Dwi Ristanto alias Wiryo (kanan) mencoba melewati pemain Persekab Keboansikep dalam pertandingan uji coba Sabtu sore (143/9/2025) .

SIDOARJO I pinggirlapangan– Rekor kemenangan Buduran Football Club atas Persekab Keboananom, Gedangan, terjaga. Selama tiga kali berhadapan dengan tim tersebut, kesebelasan yang berisikan pemain berusia di atas 45 tahun tersebut belum pernah kalah, bahkan seri pun juga tidak.

Nah, tiga angka terakhir itu dipetik ketika Buduran FC menjalani laga away ke Lapangan Keboansikep, Gedangan, Sabtu sore (13/9/2025). Samsul Anam dkk menang 4-3 (0-2, 1-0, 3-1) dalam pertandingan yang dilaksanakan dalam tiga babak dengan setiap babak berdurasi 30 menit.

‘’Alhamdulillah, Buduran FC bisa menjaga rekor. Meski tidak untuk untuk bisa menang,’’ jelas Anam, sapaan karib Samsul Anam, usai pertandingan.

Apalagi, di babak pertama, ujarnya, Buduran FC sempat tertinggal dua gol lebih dulu. Sebenarnya, lanjut Anam, gol yang tercipta bukan karena skill lawan yang bagus tapi karena kurangnya komunikasi.

‘’Biasa otot tua, lambat panas. Tapi setelah itu, Buduran FC kembali ke gaya khas permainannya,’’ ucap Anam.

Dalam laga itu, Buduran FC menurunkan pemain-pemain terbaiknya. Di bawah mistar ada Hardiono dengan dibantu dua palang pintu tangguh Supriyono Wak Breng dan Anam. Di tengah, Buduran FC mengandalkan duet Yasir dan Tri serta di depan ada Dwi Rusdianto dan Sugianto.

Persekab sendiri sebenarnya juga sempat menahan imbang  menjadi 3-3. Tangkan kurang lengket dari kiper Buduran Hardiono mampu dimanfaatkan penyerang Persekab. Untung kesalahan itu ditebus oleh Dwi Rustianto atau yang akrab dipanggil Wiryo. Tembakan kerasnya bersarang di pojok gawang lawan. Wiryo sendiri mencetak dua gol. Dua gol lain disumbangkan Sugianto Cino.

‘’Kami kalah pengalaman dari Buduran. Tapi Persekab sudah menunjukkan permainan yang terus meningkat,’’ jelas Aang, pelatih Persekab yang juga mantan pemain Persema Malang Junior tersebut.

Buduran FC sendiri merupakan salah satu komunitas yang cukup disegani di kawasan Sidoarjo dan Deltras. Kali terakhir, tangan dingin Setiawan, sapaan karib Adi Putra Setiawan, mengantarkan PSSS Situbondo menembus Babak 8 Besar Piala Suratin 2025 Zona Jatim. Sebelum memoles Macan Baluran Muda, julukan PSSS U-17, laki-laki yang pernah menangani dua bintang Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Marselino Ferdinan, itu menjadi arsitek Persipu Depok ke Liga 4 Nasional. (sip).

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *