Sidoarjo – PINGGIR LAPANGAN – Pembentukan Tim Persida untuk menghadapi Piala Suratin U-17 2025 mulai terlihat. Pelatih dan tim pemantau sudah menyeleksi pemain dan tinggal menyisakan 30 pemain.
‘’Sudah berkurang banyak. Di hari pertama pemain seleksi mencapai seratus pemain lebih,’’ ujar Pelatih Persida U-17 Hariyadi saat memantau seleksi di Lapangan Pagerwojo, Buduran, Sidoarjo, Selasa pagi (24/6/2025).
Diakuinya, dia sudah mulai menemukan kerangka tim. Hanya, Hariyadi mengaku masih harus lagi pengurangan sesuai jumlah yang dibutuhkan.
Hariyadi sendiri sudah diangkat sebagai pelatih kepala. Dalam seleksi yang diikuti para pemain yang berasal dari klub anggota internal Askab PSSI Sidoarjo dan sekolah sepak bola atau SSB terafiliasi dia dibantu beberapa pelatih dengan nama yang tak sembarangan di kancah sepak bola Indonesia yakni Jefri Dwi Hadi dan Nus Yadera. Sebagai pelatih keduanya sudah teruji kualitasnya dengan membawa beberapa tim naik kasta. Terakhir pada musim 2024/2025, Jefri dan Nus membawa Sang Maestro FC promosi ke Liga 3 dan satu-satunya kesebelasa dari Jawa Timur yang naik kasta. Sebelumnya, dua mantan pemain Gelora Dewata Bali dan Deltras tersebut juga menaikkan Putra Delta Sidoarjo ke Liga 2.
Di Piala Suratin U-17 2025, Persida berada di Grup J bersama tim sekota, Deltras, dan dua kesebelasan dari Kota Surabaya, Suryanaga Connection dan Simo Putra. Satu tim lagi adalah Akor Jombang.
Rencananya, pada Jumat (27/6/2025), jumlah pemain sudah mengecil menjadi 25-30 pemain. Para pemain juga diharapkan bisa melengkapi syarat-syarat administrasi sebagai syarat untuk bisa tampil di Piala Suratin 2025.
Tahun lalu, Persida mampu menembus babak perempat final Piala Suratin Jatim. Tim yang kala itu ditangani pelatih muda, M. Muarip, dikalahkan Persedikab Kabupaten Kediri, yang akhirnya keluar sebagai juara dan mewakil provinsi ke tingkat nasional.
Dibandingkan tim-tim lain, persiapan Persida di ajang Piala Suratin U-17 termasuk mepet. Bagaimana tidak, beberapa tim tetangga seperti Sinar Harapan atau SH Tulangan dan Persekabpas Kabupaten Pasuruan dan juga Assyabaab Bangil sudah jauh-jauh hari menggelar seleksi. (sip)
