Bek kiri kesebelasan Porprov Sidoarjo Rayhan (kanan) mengusai bola di depan pemain Kota Surabaya dalam uji coba di Gelora 10 NovemberBek kiri kesebelasan Porprov Sidoarjo Rayhan (kanan) mengusai bola di depan pemain Kota Surabaya dalam uji coba di Gelora 10 November
Bek kiri kesebelasan Porprov Sidoarjo Rayhan (kanan) mengusai bola di depan pemain Kota Surabaya dalam uji coba di Gelora 10 November

SURABAYA  I PINGGIR LAPANGAN –Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2025 dilaksanakan di Malang Raya. Tapi aroma panasnya sudah tercium di Stadion Gelora 10 November, Tambaksari, Kota Surabaya, Minggu (1/6/2025).

Itu tersaji saat kesebelasan Surabaya menjamu tetanggalnya Sidoarjo. Pertandingan seru dan ketat itu dimenangkan oleh Kota Udang, julukan Kabupaten Sidoarjo dengan skor 2-1 (0-0).  Meski menang, Sidoarjo sempat tertinggal lebih dulu. Namun, anak asuh Kodari Amir itu mampu membalikan kedudukan melalui gol dua pemain pengganti.

‘’Di babak pertama, pemain tidak bermain sesuai harapan. Mereka seperti tengah fun game,’’ ujar Kodari.

Akibatnya, Kota Surabaya yang dilatih mantan pemain Persebaya Surabaya Syaifudin itu mampu menguasai permainan, khususnya, di lini tengah. Meski, Kodari mengakui, anak asuhnya punya beberapa peluang yang seharusnya berbuah gol.

Di babak kedua, pelatih yang terakhir menangani PSM Madiun di Liga 3 tersebut, melakukan perombakan, khususnya di sektor gelandang. Kodari memasukan pemain yang mempunyai stamina dan kecepatan lebih.

Hasilnya, meski sempat tertinggal, namun Sidoarjo bisa unggul. Gol yang tercipta lahir dari serangan cepat.

‘’Pertandingan ini akan menjadi catatan penting bagi kami selalu pelatih. Masih ada kelemahan-kelemahan yang perlu dibenahi,’’ jelas lelaki yang dua tahun lalu sukses membawa Kabupaten Sidoarjo meraih medali emas di Porprov itu.

Sedangkan Manajer Tim Sepak Bola Porprov Sidoarjo Puji Daryo menilai secara individu pemainnya masuk kategori bagus. Hanya, dalam permainan tim harus segera dilakukan pembenahan.

Lelaki yang juga Ketua Askab PSSI Sidoarjo pun memberikan penekanan kepada beberapa pemain yang masuk dalam catatan. Dia berharap Kodari segera membenahi kelemahan yang masih ada.

Puji pun menjanjikan  kembali menggelar uji coba. Hanya, dia belum menyebutkan tim mana yang akan dihadapi.

Sebelumnya, Sidoarjo sudah melakukan beberapa pertandingan persahabatan sebelum tampil di Porprov. Di antara melawan Kabupaten Pasuruan di Stadion Pogar, Bangil. Dengan berkesudahan 2-0 buat kemenangan Rizki dkk. Setelah itu, di Stadion Jenggolo, Sidoarjo dipermalukan 0-1 oleh Kota Pasuruan.

Kekalahan itu menjadi cambuk. Terbukti, Sidoarjo menang atas Kota Malang di kandang lawan. Terakhir, sebelum melawan Surabaya, mereka menang atas seniornya, mantan Porprov 2023, dengan skor 5-4.

Selain Sidoarjo dan Kota Malang, dua lawannya itu berjuang melalui babak kualifikasi. Hanya, Kabupaten Pasuruan yang akhirnya lolos ke Porprov 2025. Sementara Surabaya juga akhirnya lolos juga melalui babak kualifikasi yang dilaksanakan di Kabupaten Bangkalan. Sedang Sidoarjo tak perlu  melaluinya karena menyandang status sebagai juara bertahan. (sip)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *