Pemain Persida U-17 Randu Barare tertunduk di bench. Secara mengejutkan Persida kalah dari Akor Jombang di Piala Suratin U-17.Pemain Persida U-17 Randu Barare tertunduk di bench. Secara mengejutkan Persida kalah dari Akor Jombang di Piala Suratin U-17.

SIDOARJO I pinggirlapangan– Kejutan kembali terjadi di Grup J Piala Suratin U-17 Jawa Timur. Setelah Deltras kalah 1-2 dari Simo Putra pada Rabu (9/7/2025), kali ini giliran tuan rumah Persida Sidoarjo yang menuai malu.

Sempat unggul 2-0 dan jumlah pemain, Laskar Jenggolo Muda, julukan Persida U-17, kalah 2-3 dari Akor Football Club Jombang di Stadion Jenggolo pada Kamis (10/7/2025). Persida sempat unggul lebih dulu melalui tandukan pemain belakangnya, M.Irsyad Arras Putra Nabil, di menit ke-14. Kemudian di menit ke-31, sontekan Muchammad Robi Alfansah, membuat Persida memperbesar kemenangan.

Gol kedua terjadi di saat Akor hanya bermain dengan 10 pemain. Pada menit ke-27 setelah Mochammad Danar mendapat kartu kuning kedua dari wasit Ipung Tri Cahyono dari  Kabupaten Malang.

Bayangan kemenangan tentu sudah di depan mata. Unggul 2-0 dan Akor minus satu pemain. Tapi, petaka dimulai di menit 37. Tandukan Mochammad Yusuf memperkecil ketinggalan Akor menjadi 1-2. Bahkan, saat pertandingan babak pertama tinggal satu menit atau menit ke-44, tembakan bebas bintang lini tengah Akor, Muhammad Rofi’ul Musyafaq, tak mampu ditangkap kiper Persida Andra Firmansyah.

Di babak kedua, Persida tak mampu memanfatkan keunggulan jumlah pemain. Sebaliknya, kesalahan fatal pemain belakang membuat bola mengenai tangan di menit 60. Wasit memberikan hukuman  penalti. Pencetak gol pertama Akor, Mochammad Yusuf, dipercaya menjadi algojo. Dengan dingin, dia sukses menjalankan tugas dan membuat skor berubah menjadi 3-2 untuk Akor.

‘’Saya hanya menekankan kepada pemain untuk tetap tenang dan sabar. Meski, kami sempat tertinggal dua gol,’’ kata Pelatih Akor Samsul Arifin usai pertandingan.

Dia juga selalu mengingatkan kepada anak asuhnya bermain disiplin. Samsul pun mengubah strategi bermain saat tinggal 10 orang.

‘’Saya menumpuk di tengah dan memuat empat pemain sejajar di belakang,’’ ujar mantan pemain Persik Kediri tersebut.

Dia mengaku salut dengan perjuangan anak didiknya. Bagaimana tidak, sehari sebelumnya, mereka juga dipaksa bekerja keras sebelum bisa menundukan Suryanaga Connection dengan skor 1-0.

Donasi tiga angka ini membuat Akor menjadi pemuncak klasemen sementara dengan raihan enam angka dari dua kali pertandingan. Posisi kedua diduduki Simo Putra yang di laga keduanya ditahan imbang Suryanaga Connection. (sip)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *