Gelandang Buduran FC David tampil gemilang saat mengalahkan Garuda Classic di kandangnya sendiri.Gelandang Buduran FC David tampil gemilang saat mengalahkan Garuda Classic di kandangnya sendiri.

SIDOARJO I pinggirlapangan – Buduran Football Club melakukan laga tandang. Tujuannya ke Lapangan Bluru, Kecamatan Kota Sidoarjo, Sidoarjo, untuk memenuhi undangan tuan rumah Garuda Classic.Pertandingan uji coba tersebut dilakukan pada Minggu sore (28/12/2025).

Memang, Buduran tak bisa tampil dengan kekuatan penuh. Beberapa pemainnya tak bisa hadir karena undangan yang mendadak tersebut.

Tapi, siapa sangka, hasilnya sungguh di luar dugaan.  Anak asuh pelatih berlisensi A Adi Putra Setiawan itu pesta gol dengan kemenangan 6-3 (3-1, 2-1, 1-1). Penyerang yang anggota Polri dengan tugas di ruas jalan tol Pasuruan-Probolinggo, Guntur, mencetak empat gol atau quat-trick. Dua gol lain disumbangkan Mardiyanto dan Soleh. Sementara tiga gol Garuda Classic dicetak Wahyu, Totok, dan Ryan.

‘’Kemenangan ini karena kekompakan antarpemain. Selain itu, semangat tak mau kalah menjadi  salah satu faktor utama atas hasil melawan Garuda Classic,’’ kata Kapten Buduran FC Samsul Anam.

Sebenarnya, Buduran FC tampil pincang. Pemain yang absen merupakan langganan starter setiap mereka tampil. Bahkan, di lini depan, tiga andalannya, Idris, Sugianto El Cino, dan Ruswanto Wiryo tak hadir.

Namun, pemain yang diberi kepercayaan sebagai starter di barisan penggemar, Kozim, Guntur, dan Mardiyanto, tak kalah mengerikan. Begitu juga di lini tengah. Trio David, Usman, dan Nanang Kunting menjadi motor serangan yang berbahaya. Itu masih disokong Anam, sapaan Samsul Anam, bersama Aan Juzi sebagai bek tengah, Mbah No di kanan dan Joko Wibowo di kiri yang cukup tangguh.

Selain itu, penampilan penjaga gawang Andi layak  mendapat sebutan match of the match selain Guntur. Kiper 58 tahun yang di masa mudanya membela KSI di Kompetisi Persebaya itu banyak  melakukan penyelamatan gemilang dari serangan pemain-pemain Garuda Classic.

‘’Kami selalu siap kalau diajak sparring. Tujuannya Buduran ingin bisa silaturahmi  karena itu memang kekuatan kami,’’ ujar Anam.

Silaturahmi itu bukan hanya dengan tim lain, di internal pun Buduran FC sangat solid. Salah satunya usai menghadapi Garuda Classic, beberapa pemainnya mengunjungi Umar Faruk, kiper Buduran FC yang habis menjalani operasi kaki. (sip)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *