Selebrasi Ibrahim setelah tembakan bebasnya menjebol gawang Dakota FC di Piala Askab PSSI Sidoarjo U-10.Selebrasi Ibrahim setelah tembakan bebasnya menjebol gawang Dakota FC di Piala Askab PSSI Sidoarjo U-10.

SIDOARJO I pinggirlapangan– Porsid Football Club membuat kejuaran di Piala Askab PSSI Sidoarjo U-10. Dua kali tampil, tim debutan asal Desa Sidokepung, Buduran, tersebut tak terkalahkan dalam pertandingan yang dilaksanakan di Lapangan Panser, Sumput, Kecamatan, Sidoarjo, Sabtu (4/10/2025).

Dalam pertandingan pertama, Laskar Sapu Jagad Muda, julukan buat Persid Muda, mengalahkan IM Porsel Lebo dengan skor 1-0. Gol tunggal dicetak Ibrahim dengan melewati beberapa pemain lawan sebelum melepaskan tembakan keras yang gagal dijangkau kiper lawan.

Ibrahim, yang juga putra pelatih Porsid FC, Sapto Arif Prihantono kembali menjadi pahlawa bagi timnya di pertandingan kedua melawan Dakota FC Tanggulangin. Kali ini, dia mencetak melalui tembakan keras dari luar kotak penalti.

”Luar biasa dan salut dengan perjuangan pemain Porsid U-10. Baru kali pertama tampil di ajang resmi Piala Askab PSSI Sidoarjo, mereka tidak grogi ataupun takut,” ungkap Sapto usai pertandingan.

Hebatnya, Porsid tampil dengan skuad pemain didikan sendiri. Faktor inilah yang membuat semua pemain yang dipercaya turun tampil penuh semangat.

Ya, beberapa pemain yang dididik Porsid sejak mulai nol banyak yang dibajak tim lain. Bahkan, mereka ikut tampil di Piala Askab U-10 dan U-12 dengan membela tim lain.

Sayang, di U12, Druw dkk belum bisa mengulangi jejak adik-adiknya. Dalam dua pertandingan, mereka kalah dari BPS 0-1 dan 0-2 dari Satria Muda. Sayangnya, pada pertandingan kedua dilaksanakan saat adzan Maghrib sudah berkumandang tapi pertandingan baru separo babak.

Porsid FC bisa mengikuti Piala Askab PSSI Sidoarjo U-10 dan U-12 karena masuk sekolah sepak bola atau SSB yang sudah terafiliasi Askab PSSI Sidoarjo dan Asprov PSSI Jatim. (*)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *