Kesedihan pemain Persibo Bojonegoro setelah kalah adu penalti dari tamunya, PSSS Situbondo, di Stadion Mini Gayam di Babak 32 Besar Minggu (20/7/2025).

SIDOARJO I pinggirlapangan – Deltras mulai memberi ancaman di Piala Suratin u-17. Setelah sempat mengalami kesulitan di babak penyisihan grup, tim berjuluk The Lobster Muda itu menang telak 4-2 saat menjamu Malang United dalam pertandingan Babak 32 Besar di Lapangan Training Ground Deltras, Siwalanpanji, Buduran, Sidoarjo, pada Minggu sore (20/7/2025).

Kemenangan ini membawa Deltras menghadapi Banyuwangi Putra untuk berebut tiket delapan besar. Di kandang sendiri, Stadion Diponegoro, mereka mengalahkan Persemag Magetan, dengan skor tipis 1-0. Besar kemungkinan, Deltras yang kini dilatih legenda Persebaya Surabaya Rendi Irwan itu kembali ditunjuk sebagai tuan rumah.

Dari babak 32 besar sendiri, terjadi beberapa kejutan. Namun, kejutan paling besar terjadi di Stadion Mini Gayam. Tuan rumah Bojonegoro dibuat menangis oleh tamunya, PSSS Situbondo, ,melalui drama adu penalti dengan skoir 5-3. Adu jitu tembakan 11 meter tersebut dilakukan setelah kedua tim bermain tanpa gol di babak pertama dan babak kedua.

”Kami bersyukur dengan hasil ini. Latihan dan permainan di lapangan PSSS diridhoi Allah bisa memenangkan pertandingan atas Persibo,” kata Pelatih PSSS U-17 Adi Putra Setiawan.

Diakuinya, sebelum pertandingan, anak asuhnya banyak diragukan untuk bisa mengalahkan Persibo. Apalagi, Laskar Angling Dharma Muda, julukan Persibo U-17, menyandang status juara grup. Sementara, PSSS datang ke Kota Ledre dengan posisi peringkat kedua Grup L di bawah Banyuwangi Putra.

Di Babak 16 Besar, PSSS akan berjumpa dengan Akor FC Jombang yang secara mengejutkan mengalahkan Assyabaab Bangil, Kabupaten Pasuruan, dengan skor 4-0. Di babak penyisihan Grup j, anak asuh Samsul Arifin juga membuat kejutan dengan menggagalkan asa dua tim Sidoarjo, Persida dan Deltras, lolos bareng.

”Akor FC boleh menang di Sidoarjo dan Pasuruan, tapi jangan di Situbondo,” tegas Setiawan, sapaan karib pelatih PSSS U-17 Adi Putra Setiawan.

Manajer PSSS U-17 Risky Kurniawan Prasetyo berharap apa yang sudah diraih sekarang tak boleh membuat pemain puas. Baginya, ke depan, tantangan bakal semakin berat.

”Untuk itu, kami butuh dukungan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Situbondo. Sepak bola PSSS dan Situbondo harus naik kelas,” tegas penguasa muda yang bergerak di bidang kuliner tersebut.

Sementara itu, dari semua pertandingan Babak 32 Besar, Persebaya Surabaya mencatat kemenangan besar. Mereka pesta lima gol tanpa balas di Lapangan ABC Gelora Bung Tomo. Di babak 16 besar, Persebaya bakal berjumpa Persela Lamongan. (sip)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *